header_ads

Bupati Berikan Apresiasi Penyelenggaraan Lomba Adzan Jeung Festival Marawis Sahabat Maryono


TAJURHALANG“Bila adzan berkumandang..., aku mendengar tapi tak perduli..., bahkan sering tak sembahyang..., seakan aku hidup kekal abadi...,”
 
Sebait syair lagu Adzan ciptaan komposer kondang  Ahmad Dhani ini dapat membuat siapa pun yang mendengarnya akan teringat akan kewajiban sebagai ummat-Nya.

Terdengar nampak tak jauh berbeda dangan ungkapan Anggota DPRD Kabupaten Bogor, Maryono, secara implisit menyebutkan bila mendengar adzan akan menggetarkan jiwa sebagai pengingat ummat dalam melaksanakan kewajiban ibadah.

“Adzan memang mudah diingat dan dihafalkan, namun bila kita praktikan sendiri, apalagi belum terbiasa me-lafadz-kan adzan di tempat ibadah, biasanya ada lafadz yang tidak sempurna terlontar saat melantunkan panggilan suci itu,” katanya saat memberikan sambutan helaran Lomba Adzan Antar Ketua Rt/Rw dan Festival Marawis tingkat Kecamatan Bojongggede dan Tajurhalang, bertempat di Rumah Joglo H.Sadino Kampung Sawah Desa Ragajaya,  Sabtu (16/6/2012).

Menurutnya, dari ribuan Ketua Rt dan Rw yang ada di dua kecamatan hanya 400 orang saja yang berminat mengisi formulir peserta Lomba Adzan. 

“Itu pun yang antusias mengembalikan formulir kepada panitia hanya sekitar 250 Ketua Rt dan Rw saja, padahal ada ribuan Ketua Rt dan Rw di wilayah Kecamatan Bojonggede dan Tajurhalang,” tambahnya.

Tujuannya, lanjut dia, guna meningkatkan ukhuwah Islamiyah dan mewujudkan pemerintahan yang beriman dan bertaqwa, sekaligus memotivasi para tokoh dan pemuka warga sebagai orang – orang pilihan yang amanah dan soleh. 

“Sedangkan Festival Marawis sebagai wadah kebersamaan berkreatifitas bernafaskan Islami. Kedepannya kegiatan ini menjadi agenda rutin, bahkan akan ditingkatkan menjadi lomba bagi para Kepala Desa,” lanjut dia.

Sementara dalam Sambutan Bupati Bogor Rahmat Yasin yang dibacakan oleh Sekretaris Camat Tajurhalang, bahwa Bupati Bogor menyampaikan apresiasi setinggi – tingginya atas diselenggarakan kegiatan yang dapat menumbuhkembangkan keimanan dan ketaqwaan bagi warga Kabupaten Bogor, khususnya di masyarakat wilayah Kecamtan Bojonggede dan Tajurhalang.

Bupati menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran dalam kesempatan baik ditengah-tengah tokoh dan warga setempat yang antusias mengikuti kegiatan yang memberikan nilai tambah bagi pencitraan Kabupaten Bogor. “Kepada para Rt dan Rw diminta untuk lebih memahami peranannya sebagai tokoh warga agar lebih aman dan beriman taqwa sehingga dapat menjadi panutan bagi warga masyarakat setempat,” pesan Bupati yang disampaikan 

Pantauan berita bogor, sejumlah pejabat tingkat kecamatan, para Kepala Desa, tokoh ulama, tokoh masyarakat dan pemuda serta ratusan warga setempat nampak antusias menyaksikan kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari, (tanggal 16-17 Juni 2012 –Red). =als








Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.