Kondisi SDN Kaumdumpak Rusak Parah
CIBINONG - Kepala Sekolah SDN Kaumpandak IV Purwanto,
keluhkan ruang kelas siswa yang perlu rehabilitasi. Terutama ketika hujan
datang genteng kelas selalu bocor.
Namun pihaknya mengaku sudah ajukan bantuan
rehab ruangan agar proses belajar dan mengajar dapat berlangsung nyaman.
Hal
tersebut dituturkan saat membuka acara perpisahan di Kelurahan Karadenan,
Cibinong (21/6/2012).
"Untuk meningkatkan kualitas pendidikan,
Kami terus tingkatkan pelayanan kepada wali murid. Di sini ada 396 siswa dengan
ruangan belajar hanya enam buah, sehingga harus ada shift. Dan Kalau hujan
datang gentengnya pasti bocor, mengganggu proses belajar mengajar", tutur
Purwanto.
Namun ia mengaku, ia cukup tertolong dengan
partisipasi Wakil Bupati Bogor Karyawan Faturachman. Partisipasi Wabup
berupa gotong-royong adalah kepedulian pemerintah Babupaten Bogor untuk
meningkatkan kualitas pendidikan dan mensukseskan wajib belajar sembilan tahun.
"Pendidikan itu merupakan tanggungjawab
orang tua dan guru. Harapan kami dengan perpisahan ini agar siswa dapat
melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi lagi. Bagaimanapun siswa dan siswi ini
adalah generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan pendidikan
setinggi-tingginya", paparnya.
Wakil Bupati Bogor dan istri yang hadir dalam
acara itu mengatakan gotong royong
adalah inti dari Pancasila yang harus diterapkan dalam kehidpuan sehari-hari.
"Kedepan jika ingin menambah ruang kelas,
merehabilitasi ruang kelas, kantor kepala sekolah dan yang lainnya kita
laksanakan dengan gotong royong. Dengan begitu beban kita akan terasa ringan.
Yang terpenting, Pemerintah Daerah memprioritaskan masalah pendidikan di
Kabupaten Bogor", ujarnya.
Acara perpisahan dan kenaikan kelas siswa SD
tersebut diisi unjuk gigi kebolehan siswa berupa pencak silat,
tari jaipong, kreasi Pianica dan yang lainnya. (Ice)
Tidak ada komentar