header_ads

Kota Bogor Menyatakan Perangi Sarang Nyamuk


KOTA BOGOR - Guna menekan kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayahnya, Pemerintah Kota Bogor mencanangkan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara serentak, Minggu (17/6/2012)  di enam wilayah Kecamatan se Kota Bogor.

Pencanangan pemberantasan sarang nyamuk tingkat Kota Bogor dilakukan Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota  Bogor EdgarSuratman meewakili Walikota Bogor yang dipusatkan di RT 01 RW 15 Perumahan Indraprasta Kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor.

Dalam pencanangan tersebut Edgar secara simbolis menempelkan stiker bertuliskan “Waspada DBD”  Pada kesempatan yang sama juga melakukan aksi 3 M  (Menguras, Menutup dan Mengubur) dan melakukan pemeriksaan jentik nyamuk di beberapa rumah  penduduk.

Edgar mengatakan, pemberantasan sarang nyamuk menjadi sangat penting karena sukses dan lancarnya PSN serentak akan memberikan kontribusi besar terhadap penurunan kasus DBD sekaligus sebagai antisipasi Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit DBD di Kota Bogor, seperti hasil kegiatan PSN pada tahun 2009 di tiga Kelurahan yang telah mengindikasikan adanya penurunan kasus DBD.

Diakuinya, bahwa tantangan memberantas sarang nyamuk  tidak ringan dan tidak mudah. Buktinya, sampai pertengahan tahun ini, kasus demam berdarah  di Kota Bogor telah mencapai 534 kasus. Padahal di tahun 2011 secara statistik kasus DBD  pada tahun 2010 jauh lebih rendah, Karena kasus DBD tahun 2011 mencapai 608 kasus dan kasus DBD tahun 2010 mencapai 1.769 kasus.

Ia berharap pemberantasan sarang nyamuk ini harus menjadikan motivasi bagi warga masyarakat Kota Bogor walaupun sempelnya ditemui wilayah Kelurahan Bantarjati dan mungkin ini akan terjadi di wilayah lain manakala tidak dipahami dan disikapi oleh masyarakat, sehingga wabah DBD tidak bisa diatasi.

Lebih lanjut Edgar mengatakan, pencanangan adalah memberikan sinyal kepada masyarakat.  Tapi yang terpenting semua kader yang ada di masyarakat harus siap.  Saya tekankan kepada para Lurah agar dapat menyiapkan kadernya untuk memantau jumantik sebagai evaluasi kaitannya dengan budaya masyarakat untuk kebutuhan lingkungan sehat itu sendiri.

Sementara Ketua Forum Kota Sehat Abdul Karim mengungkapkan, kegiatan pemberantasan sarang nyamuk turut mengimplementasikan strategi penanggulangan DBD di Kota Bogor dimana pergerakan dan pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan dan penanggulangan DBD melalui kemitraan merupakan strategi pertama sekaligus terjadinya penurunan kasus DBD.

Selain itu untuk mengetahui tingkat partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan dipahaminya oleh masyarakat bahwa PSN merupakan cara penanggulangan yang paling efektif dan dapat menjadi kegiatan rutin masyarakat.(als)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.