header_ads

Siswa SDN Bantarjati 9 Cinta Lingkungan


KOTA BOGOR - Pengenalan lingkungan yang diterapkan kepada para siswa dan siswi SDN Bantarjati 9 Kta Bogor patut ditiru.

Sekretaris Daerah Kota Bogor  Bambang Gunawan menyampaikan apresiasi kepada Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bantarjati 9 Kelurahan Bantarjati Kecamatan Bogor Utara yang terus secara konsisten menyusun program pengenalan dan realisasi cinta lingkungan kepada anak didiknya.

“Kami berharap apa yang telah dilakukan oleh SDN Bantarjati 9 menjadi contoh sekolah-sekolah lainnya di Kota  Bogor, “harap Bambang ketika menghadiri Hari Lingkungan Hidup  Sedunia yang digelar di SDN Bantarjati 9 Bogor,  Kamis (21/6/2012).

Acara tersebut dihadiri sakah satu tim Adiwiyata dari Kementerian Lingkungan Hidup Budi Susilo, Anggota DPRD Yusuf Dardiri, Camat Bogor Utara Pajar Maulana Yusuf, Kepala Kantor Pemuda dan Olah Raga (Kanpora) Hanapi, dan Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Dampak Lingkungan Shahlan Rasyidi.

Bambang berharap, pengenalan lingkungan yang diterapkan kepada para siswa dan siswi SDN Bantarjati 9, kelak nanti mereka mampu menguasai bekal dan pengetahuan tentang lingkungan.  “Tapi,  jauh lebih penting mereka mampu menanam dan menumbuhkan sikap prilaku yang lebih bersahabat dengan lingkungan alam, “ingatnya.

Sikap prilaku tersebut, lanjut Bambang, jauh lebih penting dari pada sekedar mengusai pengetahuannya saja, Sebab, buktinya masih banyak orang – orang yang tahu tentang pentingnya menjaga dan memelihara lingkungan, tetapi nyatanya mereka belum bersikap dan berprilaku yang sesuai dengan pengetahuannya.

Sementara itu Kepala Sekolah SDN Bantarjati 9 Yayah Komariah mengatakan, peringatan hari lingkungan hidup tahun ini mengusung tema green economy does it include you dengan kontek Indonesia menjadi Ekonomi hijau ubah prilaku tingkatkan kualitas lingkungan. “ Event ini direkomendasikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup,” kata Yayah.

Berbagai kegiatan dalam rangkaian memperingati Hari Lingkungan Hidup yang digelar SDN Bantarjati 9 antara lain Semutlis yaitu kegiatan memungut sampah yang dilakukan oleh para siswa disekitar Jalan Dalurung dan sekitar lingkungan sekolah.

 “Sebetulnya, aksi yang dilakukan para pelajar ini sudah rutin setiap hari Jum’at pagi,“ kata Yayah.

Selain itu ada pameran 3 R (Reuce, Reduce, Recycle)  hasil para siswa dan siswi dan partisipasi orang tua siswa, juga ada  dialog, bazar dan pentas Seni berthemakan lingkungan. 

“Semua kegiatan yang kita lakukan bertujuan untuk mengembangkan materi PLH secara monolotik dan terintegrasi dengan berbagai mata pelajaran,“ paparnya. (eka)







Editor: Michelle
Email: beritabogor2002@ gmail.com



Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.