Peresmian Gedung Inovasi LIPI CSC
CIBINONG - Gedung Inovasi LIPI dibangun untuk melahirkan berbagai usaha atau perusahaan berbasis
teknologi.
Kepala Pusat Inovasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof Dr. Ir. Bambang Subyanto berharap gedung inovasi LIPI dapat memberikan sumbangsih kepada pembangunan dan dapat melahirkan perusahan-perusahaan berbasis teknologi.
Hal ini dia ungkapkan saat meresmikan Gedung Inovasi LIPI di kawasan Cibinong Sciense Center (CSC), Rabu (13/2/2913).
“Gedung ini dibangun untuk melahirkan berbagai usaha atau perusahaan berbasis teknologi, terutama teknologi yang berasal dari hasil-hasil riset LIPI. Gedung ini mewadahi bebagai kegiatan yang bersifat mengakselerasi adopsi hasil-hasil riset LIPI oleh para stakeholder,” katanya.
Menurutnya, dalam setahun pihaknya bisa menghasilkan hingga 50 hasil penelitian yang sudah bisa dipatenkan.
“Mudah- mudahan ini bisa bermanfaat untuk Kabupaten Bogor terutama untuk bangsa Indonesia. Kita juga mengundang riset-riset yang dihasilkan oleh universitas, namun saat ini kita masih menggunakan riset yang dilakukan LIPI. Kita juga membimbing perusahaan-perusahaan yang sesuai dengan interest LIPI dan jika sudah siap kita akan lepaskan,” terang Bambang.
Dituturkan Bambang, dengan adanya gedung Inovasi ini pihaknya berharap dapat membuka komunikasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Bogor.
“Di gedung Inovasi ini pun ada program inkubasi teknologi yang bertujuan untuk memfasilitasi komersialisasi hasil-hasil penelitian dan juga akusisi maupun pemanfaatan teknologi unggul. Tujuannya untuk mempromosikan eksploitasi sumber daya lokal dan meningkatkan daya saing dari industri nasional melalui skema alih teknologi,” paparnya.
Dia menambahkan, setidaknya saat ini sudah tercatat sebanyak 10 teknologi LIPI yang telah dikembangkan menjadi produk contoh (prototype), 17 teknologi telah melalui tahapan pra-inkubasi dan 15 teknologi sedang melalui tahapan inkubasi. Oleh karenanya sinergi antara LIPI, Pemerintah Daerah serta para pengusaha sangat dibutuhkan.
Sementara itu, Gedung di kawasan CSC dibangun dengan biaya 33 miliyar rupiah yang bersumber dari dana APBN. Luas gedung Inovasi mencapai 4800 meter persegi dan terdiri dari dua lantai. Sementara Luas lahannya mencapai enam hektar dari 190 hektare kawasan CSC. Terdapat beberapa gedung penunjang lainnya diantaranya adalah gedung workshop. (als)
Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com
Kepala Pusat Inovasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Prof Dr. Ir. Bambang Subyanto berharap gedung inovasi LIPI dapat memberikan sumbangsih kepada pembangunan dan dapat melahirkan perusahan-perusahaan berbasis teknologi.
Hal ini dia ungkapkan saat meresmikan Gedung Inovasi LIPI di kawasan Cibinong Sciense Center (CSC), Rabu (13/2/2913).
“Gedung ini dibangun untuk melahirkan berbagai usaha atau perusahaan berbasis teknologi, terutama teknologi yang berasal dari hasil-hasil riset LIPI. Gedung ini mewadahi bebagai kegiatan yang bersifat mengakselerasi adopsi hasil-hasil riset LIPI oleh para stakeholder,” katanya.
Menurutnya, dalam setahun pihaknya bisa menghasilkan hingga 50 hasil penelitian yang sudah bisa dipatenkan.
“Mudah- mudahan ini bisa bermanfaat untuk Kabupaten Bogor terutama untuk bangsa Indonesia. Kita juga mengundang riset-riset yang dihasilkan oleh universitas, namun saat ini kita masih menggunakan riset yang dilakukan LIPI. Kita juga membimbing perusahaan-perusahaan yang sesuai dengan interest LIPI dan jika sudah siap kita akan lepaskan,” terang Bambang.
Dituturkan Bambang, dengan adanya gedung Inovasi ini pihaknya berharap dapat membuka komunikasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Bogor.
“Di gedung Inovasi ini pun ada program inkubasi teknologi yang bertujuan untuk memfasilitasi komersialisasi hasil-hasil penelitian dan juga akusisi maupun pemanfaatan teknologi unggul. Tujuannya untuk mempromosikan eksploitasi sumber daya lokal dan meningkatkan daya saing dari industri nasional melalui skema alih teknologi,” paparnya.
Dia menambahkan, setidaknya saat ini sudah tercatat sebanyak 10 teknologi LIPI yang telah dikembangkan menjadi produk contoh (prototype), 17 teknologi telah melalui tahapan pra-inkubasi dan 15 teknologi sedang melalui tahapan inkubasi. Oleh karenanya sinergi antara LIPI, Pemerintah Daerah serta para pengusaha sangat dibutuhkan.
Sementara itu, Gedung di kawasan CSC dibangun dengan biaya 33 miliyar rupiah yang bersumber dari dana APBN. Luas gedung Inovasi mencapai 4800 meter persegi dan terdiri dari dua lantai. Sementara Luas lahannya mencapai enam hektar dari 190 hektare kawasan CSC. Terdapat beberapa gedung penunjang lainnya diantaranya adalah gedung workshop. (als)
Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com


Tidak ada komentar