header_ads

Panwas Tak Menyerah Meski Dana Belum Cair

CIBINONG – Anggaran belum cair membuat kerja Panwascam belum optimal.

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bogor akan berlangsung pada 8 September 2013, Namun, anggaran Panwaslu belum kunjung cair.
Tentu saja, kinerja Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Bogor patut dipertanyakan guna mengoptimalkan pengawasan, kordinasi maupun sosialisasi hingga tingkat kecamatan dan pedesaan.

Panwaslu Kabupaten Bogor belum disokong dengan dana yang semestinya. Terlebih peran Panwascam yang tersebar di 40 kecamatan, dianggap sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan pengawasan proses pemilihan bupati mendatang. 

“Kinerja Panwascam sesuai tupoksi sudah dimulai sejak mereka dilantik bulan April kemarin. Memang ada kendala yang dikeluhkan mereka, yakni belum ada anggaran operasional untuk melakukan kordinasi pra pemilukada,” jelas Yana Nurheryana saat ditemui Berita Bogor, Senin (27/5/2013)

Panwaslu kabupaten Bogor, Lanjutnya, melalui petugas sekretariat sudah berulang kali melakukan komunikasi mengenai anggaran kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, namun hingga kini belum terealisasi. Hal ini dilakukan lantaran adanya desakan dari Panwascam yang menginginkan dana itu dapat segera digunakan untuk menunjang kinerja.

“Hingga saat ini belum cair dana itu, karena alas an mereka masih dalam proses di bagian keuangan Pemkab. Saya percaya dana itu akan turun, namun persoalannya adalah keterlambatan ini membuat rekan-rekan Panwascam menjadi terkendala dalam melaksanakan tupoksinya,” imbuh Yana.

Sebelumnya diberitakan, Sedikitnya 14 Ketua Panwascam dari 14 kecamatan di Kabupaten Bogor berkumpul di sekretariat Panwascam Kecamatan Bojonggede, di RT 03/03 Desa Ragajaya Kecamatan Bojonggede, Minggu (12/5/2013) lalu.

Mereka mempertanyakan anggaran Panwas yang tak kunjung cair dan sepakat akan menggelar aksi besar – besaran melibatkan seluruh Petugas Pengawas Lapangan (PPL) se-Kabupaten Bogor di kantor Bupati Bogor.  (als)

Pantauan Berita Bogor, sejumlah bakal calon bupati sudah sibuk tebar pencitraan yang tak luput dari maraknya baliho dan spanduk – spanduk hingga gelar deklarasi dengan pengerahan massa yang tak ubahnya. Disis lain, KPUD Kabupaten Bogor belum resmi mengumumkan hasil verifikasi peserta pemilihan bupati. (als)



Editor: Alsabili
Email: redaksiberitabogor@gmail.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.