Telaga Warna Puncak Bogor
BERITA BOGOR - Ada Mitos yang berkembang, di Telaga Warna yaitu tentang sepasang ikan
yang bernama Si Tihul dan Si Anting, bagi siapa yang bisa melihat
penampakannya, maka akan di kabulkan semua cita-citanya.
Anda Jenuh dengan suasana panas, macet dan ramai, Kabupaten Bogor punya satu lokasi wisata yang membuat pikiran kita menjadi tenang, nyaman dan terhibur. Bertempat di ketinggian 1.400 Dpl, tentu sudah kebayang betapa sejuknya tempat itu. Lokasi wisata itu Bernama Taman Wisata Alam (TWA) Telaga Warna. Lokasi tepatnya di Desa Tugu Utara Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor.
TWA Telaga Warna adalah salah satu obyek Wisata Alam yang berada Puncak Bogor, tepatnya di Desa Tugu Utara Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor. Kenapa disebut Telaga Warna? Karena disitu ada sebuah telaga dilereng bukit nan rindang. Warna air dikala matahari cerah akan mengikuti bayang-bayang warna pepohonan di lereng atas telaga. Maka dari situlah masyarakat menyebutnya dengan Telaga Warna.
TWA Telaga Warna adalah salah satu obyek Wisata Alam yang berada Puncak Bogor, tepatnya di Desa Tugu Utara Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor. Kenapa disebut Telaga Warna? Karena disitu ada sebuah telaga dilereng bukit nan rindang. Warna air dikala matahari cerah akan mengikuti bayang-bayang warna pepohonan di lereng atas telaga. Maka dari situlah masyarakat menyebutnya dengan Telaga Warna.
Lokasi wisata alam ini menawarkan suasana yang sunyi dan sejuk. Pohon-pohon besar berusia ratusan tahun berdiri tegak di sekeliling Telaga. Tidak boleh orang menebang sembarangan di sekitar area Telaga, karena Area Telaga masuk dalam wilayah Konservasi. Kawasan Hutan Hujan Tropis ini memiliki Luas Total Taman mencapai 5 Ha, Luas Telaga/Danau +- 1,5 Ha. Jarak tempuh dari Jakarta mencapai 86 Km, Bogor 27 Km dan Bandung 92 Km. waktu Tempuh dari Jakarta dengan catatan kondisi jalan lancar +- 1,5 jam. TWA Telaga Warna ini berada di bawah bawah naungan Badan Konservasi Sumber Daya Alam Bandung (BKSDA).
TWA Telaga Warna telah ditetapkan sebagai kawasan hutan Cagar Alam Gunung Mega Mendung dan Ciawi sejak tahun 1927. Kemudian pada tahun 1954 ditetapkan sebagai Cagar Alam Telaga Warna dan baru pada tahun 1981 KWA itu diubah fungsi menjadi Tawan Wisata Alam. Telaga warna asyik dinikmati baik pagi, siang maupun sore, namun yang paling asyik di pagi hari. Selain suasana dinginnya masih terasa, udaranya benar-benar fresh, juga warna kilauan air danau karena pantulan sinar Matahari yang memancar. Kerlap-kerlip seperti mutiara, dihiasi dengan suara burung hutan yang saling bersahutan.
Kepala Resort TWA Telaga Warna, Isis saat ditemui Reporter DisBudpar mengatakan, Harga tiket masuk Telaga sangat murah. “Hanya dengan uang Rp. 2,000 pengunjung bisa menikmati semua pemandangan didalamnya”. Fasilitas hiburan yang tersedia di Telaga Warna adalah, Camping Ground, Flying Fox ( melintas tengah telaga ), Jogging Track ( membelah hutan di sekeliling Telaga) dan persewaan Perahu.
Isis menambahkan, bahwa TWA Telaga Warna sangat cocok untuk wisata keluarga. Selain tempatnya aman dan nyaman ditambah lagi ada edukasi wisata alam didalamnya. “Pengunjung bisa mengenali pohon-pohon endemik didalam Area telaga. Ekosistem didalam area konservasi Telaga Warna juga relatif lengkap” tambah Isis. Asep hanya mengingatkan adanya monyet yang turun pada siang hari. Tidak terlalu nakal tapi pengunjung tetap harus waspada karena kadang suka mengambil makanan yang kita tinggalkan
Anton, salah satu pengunjung dari Bekasi mengatakan sangat betah berlama-lama di Telaga Warna. “ Pemandanganya bagus banget. Udaranya sejuk, tidak terlalu ramai. Tempat ini bisa menjadi tempat untuk mencari inspirasi”. Bila anda penasaran, ayo ajak keluarga dan teman teman untuk berwisata alam di Telaga Warna. Dijamin anda akan merasa nyaman disana. (cj) Editor: Sunyoto
Suasana TWA Telaga Warna nampak pengunjung menikmati panorama alam bersama keluarga maupun kerabat.