header_ads

Pasar Cisarua Perlu Di Tata Kembali

Kondisi Pasar Cisarua yang semrawut ditambah para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang masih saja menggunakan jalan keluar masuk lokasi pasar, menjadi salah satu penyebab kemacetan di jalur Puncak.

Akibat lainnya, pengunjung dibuat tak nyaman, karena suasana yang semrawut ditambah jalan menuju area pasar yang rusak.

Dampak lainnya, para pedagang resmi yang berdagang di kios-kios pasar mengaku kiosnya kurang diminati pengunjung. “ Jujur saja, karena PKL yang memadati jalur jalan di depan sana, kios kami jadi sepi pengunjung. Persoalan lainnya, karena kondisi jalan pasar yang rusak,” ujar Roni, seorang pedagang.

Yufti Yusuf, Ketua Bidang Organisasi Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Bogor sekaligus tokoh pemuda Kecamatan Cisarua menilai hal itu disebabkan kinerja PD Pasar Tohaga yang kurang maksimal. Alasannya, para PKL kian merajalela dan berdagang semau mereka. Sementara PD Pasar Tohaga terkesan membiarkan.

“Kalau tidak segera dibenahi, kondisinya sudah pasti makin semrawut. Makanya pihak terkait harus segera mencarikan solusinya. Kasihan para pedagang yang resmi,kiosnya jadi sepi pengunjung karena kondisi ini,” ujar aktivis RY Centre itu.

Sekedar informasi, lanjut Yufti, jalan Pasar Cisarua keberadaannya dirasakan cukup vital. Karena selain sebagai akses transportasi warga setempat, jalan tersebut merupakan jalur alternative yang kerap digunakan para wisatawan menuju kawasan Puncak, terutama saat jalur utama macet. (asep)







Sumber: Bogoronline 4/10/2011

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.