Mobil Rental Dirampas, Sopir Luka Parah
Sebuah mobil rental Toyota Avanza nopol D 1019 MD
dirampas dua orang pelaku di kampung Cidokom Wates, Desa Citeko, Kecamatan
Cisarua, Kabupaten Bogor, Senin (16/1/2012) petang sekitar pukul 16.00. Sopir
rental, Widodo alias Dul (35) mengalami luka parah dibagian leher setelah
dilukai pelaku.
Korban berhasil melarikan diri dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Cisarua. Sedangkan mobil hasil rampasan ditinggalkan pelaku di depan gudang cengkeh, Jalan Raya Tajur RT 3/4, Kelurahan Sindangsari, Bogor Timur, Kota Bogor dan ditemukan, Selasa (17/1) pagi sekitar pukul 07.00.
Warga yang memeriksa mobil tersebut menemukan banyak lumuran darah di jok sopir dan jok belakang. Selain itu, juga ditemukan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver dengan lima peluru. Kasus penemuan mobil itu kemudian dilaporkan ke Polsek Bogor Timur.
"Awalnya warga curiga karena mobil itu parkir sejak Senin sore. Kemudian saat diperiksa, ternyata di joknya banyak berlumuran darah," ujar Unang Saeful Alam ketua RT 3 saat ditemui di lokasi kejadian.
Petugas yang datang ke lokasi penemuan kemudian melakukan pengecekan. Mobil yang di plat nomornya terdapat stiker TNI AD itu ternyata tidak terkunci. Saat diperiksa, Polisi menemukan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver yang disimpan di bawah jok sopir.
Selain itu juga ditemukan sebilah pisau dapur yang berlumuran darah. Guna melakukan penyelidikan, saat ini petugas Polsek Bogor Timur dan anggota identifikasi Polres Bogor melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Awalnya dikira mobil itu punya tukang velg. Tapi, setelah dicek, ternyata pintunya enggak dikunci," ujar Abah (50) warga setempat.
Kanit Reskrim Polsek Bogor Timur AKP Suharto menjelaskan, awalnya warga menduga mobil Avanza itu adalah milik tamu yang berkunjung ke rumah setempat. Tapi, warga mulai curiga setelah mobil yang bagian kiri depannya penyok itu tetap berada di lokasi tersebut sejak sehari semalam.
"Kemudian warga mengecek mobil itu lewat kaca, dan melihat banyak darah di jok dan ada senjata api tergeletak di bawah jok. Terus warga melaporkan temuan itu ke Polsek," ujar Suharto di lokasi kejadian.
Mendapat laporan itu kata Suharto, petugas kemudian memeriksa mobil yang tidak terkunci itu. Di dalam mobil, ditemukan juga sebilau pisau dapur yang masih terdapat noda darah."Diduga pisau itu yang digunakan untuk melukai korban," katanya.
Suharto mengatakan, berdasarkan informasi dari petugas Polsek Cisarua, korban perampasan bernama Widodo alias Dul, warga Bandung. Dia mendapat tumpangan dua orang dari Bandung. "Setelah melukai korban dan merampas mobil, pelaku berusaha kabur tapi malah nyasar masuk ke bekas PO Lorena ini," ujar Suharto.
Lebih lanjut katanya, saat berhasil melarikan diri setelah dilukai pelaku, korban sempat mengambil tas pelaku. Di dalam tas itu ditemukan identitas pelaku.
"Karena kejadiannya di wilayah Cisarua, seluruh barang bukti kita limpahkan ke Polsek Cisarua," katanya.
Sementara itu, Widodo alias Dul, sopir rental mengatakan, mobil tersebut disewa dua pelaku dari Bandung dan minta diantar ke Bogor. Mobil itu kata Dul, merupakan milik Letkol Dikdik, tinggal di perumahan KPAD Geger Kalong, Bandung Barat.
"Dalam kondisi luka, saya minta pertolongan ke warga dan dibawa ke klinik 24 jam. Kemudian lapor ke Polsek Cisarua," ujar Widodo.
Rino (28) pengurus rental Prima Rental Mobil Bandung, kejadian yang menimpa Widodo terjadi Senin petang. Mobil itu mulai disewa sejak pukul 08.00 pagi dan disewa selama 12 jam.
Kasus perampokkan tersebut saat ini masih ditangani Polsek Cisarua. Petugas masih melakukan pengejaran ke wilayah Cianjur, tempat tinggal pelaku."Ternyata alamatnya palsu, itu rumah kontrakan," kata seorang anggota Polsek Cisarua.(wid/als)
Sumber: Warta Kota
Korban berhasil melarikan diri dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Cisarua. Sedangkan mobil hasil rampasan ditinggalkan pelaku di depan gudang cengkeh, Jalan Raya Tajur RT 3/4, Kelurahan Sindangsari, Bogor Timur, Kota Bogor dan ditemukan, Selasa (17/1) pagi sekitar pukul 07.00.
Warga yang memeriksa mobil tersebut menemukan banyak lumuran darah di jok sopir dan jok belakang. Selain itu, juga ditemukan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver dengan lima peluru. Kasus penemuan mobil itu kemudian dilaporkan ke Polsek Bogor Timur.
"Awalnya warga curiga karena mobil itu parkir sejak Senin sore. Kemudian saat diperiksa, ternyata di joknya banyak berlumuran darah," ujar Unang Saeful Alam ketua RT 3 saat ditemui di lokasi kejadian.
Petugas yang datang ke lokasi penemuan kemudian melakukan pengecekan. Mobil yang di plat nomornya terdapat stiker TNI AD itu ternyata tidak terkunci. Saat diperiksa, Polisi menemukan sepucuk senjata api rakitan jenis revolver yang disimpan di bawah jok sopir.
Selain itu juga ditemukan sebilah pisau dapur yang berlumuran darah. Guna melakukan penyelidikan, saat ini petugas Polsek Bogor Timur dan anggota identifikasi Polres Bogor melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
"Awalnya dikira mobil itu punya tukang velg. Tapi, setelah dicek, ternyata pintunya enggak dikunci," ujar Abah (50) warga setempat.
Kanit Reskrim Polsek Bogor Timur AKP Suharto menjelaskan, awalnya warga menduga mobil Avanza itu adalah milik tamu yang berkunjung ke rumah setempat. Tapi, warga mulai curiga setelah mobil yang bagian kiri depannya penyok itu tetap berada di lokasi tersebut sejak sehari semalam.
"Kemudian warga mengecek mobil itu lewat kaca, dan melihat banyak darah di jok dan ada senjata api tergeletak di bawah jok. Terus warga melaporkan temuan itu ke Polsek," ujar Suharto di lokasi kejadian.
Mendapat laporan itu kata Suharto, petugas kemudian memeriksa mobil yang tidak terkunci itu. Di dalam mobil, ditemukan juga sebilau pisau dapur yang masih terdapat noda darah."Diduga pisau itu yang digunakan untuk melukai korban," katanya.
Suharto mengatakan, berdasarkan informasi dari petugas Polsek Cisarua, korban perampasan bernama Widodo alias Dul, warga Bandung. Dia mendapat tumpangan dua orang dari Bandung. "Setelah melukai korban dan merampas mobil, pelaku berusaha kabur tapi malah nyasar masuk ke bekas PO Lorena ini," ujar Suharto.
Lebih lanjut katanya, saat berhasil melarikan diri setelah dilukai pelaku, korban sempat mengambil tas pelaku. Di dalam tas itu ditemukan identitas pelaku.
"Karena kejadiannya di wilayah Cisarua, seluruh barang bukti kita limpahkan ke Polsek Cisarua," katanya.
Sementara itu, Widodo alias Dul, sopir rental mengatakan, mobil tersebut disewa dua pelaku dari Bandung dan minta diantar ke Bogor. Mobil itu kata Dul, merupakan milik Letkol Dikdik, tinggal di perumahan KPAD Geger Kalong, Bandung Barat.
"Dalam kondisi luka, saya minta pertolongan ke warga dan dibawa ke klinik 24 jam. Kemudian lapor ke Polsek Cisarua," ujar Widodo.
Rino (28) pengurus rental Prima Rental Mobil Bandung, kejadian yang menimpa Widodo terjadi Senin petang. Mobil itu mulai disewa sejak pukul 08.00 pagi dan disewa selama 12 jam.
Kasus perampokkan tersebut saat ini masih ditangani Polsek Cisarua. Petugas masih melakukan pengejaran ke wilayah Cianjur, tempat tinggal pelaku."Ternyata alamatnya palsu, itu rumah kontrakan," kata seorang anggota Polsek Cisarua.(wid/als)
Sumber: Warta Kota

Tidak ada komentar