Bima Usmar Sambut Gagas Nyunda Poe Rebo
BERITA BOGOR - Gagas Nyunda setiap Poe Rebo sejalan
dengan visi misi kampanye Bima Arya dan Usmar untuk mengembangkan budaya Sunda.
Wakil Walikota Bogor, Usman Hariman dukung usulan “Rebo Nyunda” yang direncanakan akan digelar setiap hari Rabu yang diusung seniman dan budayawan kelompok Wahyu Affandi Suriadinata (Wahyu Kujang) dan Tjetjep Toriq.
Dalam pertemuan yang digelar di ruang rapat Wakil WaliKota, Rabu (7/5/2014) pagi, Usmar langsung merespon dengan meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor untuk menindaklanjutinya yang pada pertemuan itu diwakili Kabid Kebudayaan, R. Susilowati. “Tentu saja ini usulan yang sangat baik sejalan dengan misi dan visi kami saat kampanye. yakni menjadikan Kota Bogor Bisa dalam berbagai hal diantaranya seni dan budaya Sunda,” ujarnya.
Sejumlah 14 usulan yang diinginkan tersebut dianataranya, pembuatan Kujang Raja bermata holing 9 sebagai kompensasi sakit hati atas dibangunnya Hotel Amaroosa yang tingginya melebihi Tugu Kujang. Mengenai Museum Kesajarahan Pajajaran, gedong Kesenian, pusat budaya dan sentra industri khas Kota Bogor yang representative akan disiapkan di gedung RPH seluas kurang lebih 5 hektar di Jalan Dadali Kota Bogor.
Sementara Kabid Kebudayaan Disbudpar Kota Bogor, R. Susilowati mengatakan sangat gembira dengan adanya usulan tersebut. "Pada prinsipnya Disbudpar sendiri menyambut baik usulan-usulan tersebut, namun ada beberapa kendala terkait kebijakan birokrasi. Terkait penguasaan bahasa Sunda bagi Mojang dan Jajaka, sedang diupayakan semaksimal mungkin, karena pengusaan bahasa Sunda juga menjadi syarat mutlak di tingkat Jawa Barat," tambahnya. (eka) Editor: MICHELLE
