header_ads

PPE Optimis Suplai Aspal 50 Ribu Ton

BERITA BOGOR - Target suplai sekitar 40-50 Ribu ton asphalt mixing dengan kualitas terbaik serta bisnis trading dan alat berat yang saling menguntungkan. 

Luasnya wilayah Kabupaten Bogor dan Panjangnya ruas jalan yang akan diperbaiki tahun ini membuat PT Prayoga Pertambangan dan Energi (PT PPE) melakukan terobosan melalui unit bisnis asphalt mixing plant (AMP) yang bertindak sebagai penyuplai aspal, trading dan penyewaan alat berat yang memadai. Untuk menyukseskan target ini PPE melakukan kerjasama dengan Kamar Dagang Dan Industri (Kadin) Kota Depok, Kota Bogor dan Kabupaten Bogor melalui Memorandum of Understanding.

Hal ini disampaikan Direktur Utama PT PPE Kabupaten Bogor Radjab Tampubolon, usai sosialisasi dan promosi unit bisnis asphalt mixing plant, trading dan alat berat yang dihadiri oleh perwakilan sejumlah Kadin, tiga perwakilan Bank dan sejumlah kontraktor di aula gedung BJB Cibinong, Jalan Tegar Beriman Kabupaten Bogor, Rabu (7/5/2014). 

Menurutnya, prinsip kerja yang diterapkan tahun ini berupa suplay barang dari unit (AMP) kepada kontraktor sesuai pesanan melalui lampiran tender yang menggunakan sistem komputerisasi. "Kita tidak memberlakukan surat jalan dengan tulisan tangan lagi tapi semua harus melalui satu pintu melalui komputerisasi. Kita optimis mencapai target 40 Ribu sampai 50 Ribu ton tahun ini sebab bila mengacu pada tahun 2013 lalu terbukti PT PPE mampu menyuplai  32 Ribu ton aspal hanya dalam kurun waktu tiga bulan," tambahnya.

Disinggung mengenai pengawasan kualitas dan tonase suplai, pihaknya akan melakukan uji coba menjelang dilaksanakan pekerjaan bagi setiap kontraktor yang bekerjasama, khusus bagi proyek besar akan dilakukan sebanyak tiga kali, yakni diawal, ditengah dan diakhir pekerjaan. "Kurang atau tambahnya volume suplai akan dihitung diakhir pekerjaan dan apabila terjadi kekurangan suplai maka PPE siap akan menggantinya. 

Dirinya menegaskan bahwa PPE bukan selaku pelaksana pekerjaan pembangunan maupun pemeliharaan jalan melainkan sebagai pihak yang melakukan suplai aspal sesuai kebutuhan dilapangan. Sehingga, tegas Radjab, mengenai kualitas pekerjaan pengerjaan jalan dilapangan bukan menjadi tanggungjawab PPE tapi menjadi tanggung jawab kontraktor atau Bina Marga," tegasnya.  (ice) Editor: Arienta

 Suasana sosialisasi dan promosi PT PPE unit bisnis asphalt mixing, trading dan alat berat. (7/5)

Diberdayakan oleh Blogger.