header_ads

Wisata Alam Pedesaan di Selatan Kabupaten Bogor

Paket wisata yang menjual nuansa pedesaan semakin subur. Para pengelola pun menjemput bola menjaring institusi perusahaan dan pendidikan di kota, baik pemerintah maupun swasta, yang ingin menggelar kegiatan group.

Gaya hidup modern dan rutinitas hidup di perkotaan sering menimbulkan kejemuan. Itulah sebabnya, tawaran berwisata alternatif dengan mengusung konsep dekat dengan suasana pedesaan semakin diminati.

Dalam kurun lima tahun terakhir perkembangan bisnis paket wisata pedesaan sangat pesat, di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor saja, sekarang sudah terdapat 16 lokasi yang menjual jasa pariwisata beragam jenis dengan mengandalkan alam pedesaan.

Salah satu perusahaan di Desa Pancawati yang bergelut menangkap peluang usaha paket wisata pedesaan ini adalah Santa Monica Resort, di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor. Seiring tingginya minat wisata pedesaan, Santa Monica bahkan telah memiliki empat tempat berbeda sejak tahun 2000.

Santa Monica I khusus untuk acara-acara yang bersifat outdoor seperti outbound atau gathering dan outing, Santa Monica II untuk acara-acara formal seperti meeting, training, atau rapat kerja, Santa Monica III untuk camping ground massal atau jambore, yang kapasitasnya bisa menampung seribu orang serta wisata edukasi. “Sedangkan Santa Monica IV, saya telah bekerjasama dengan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) mendapatkan konsesi izin pengusahaan pariwisata. Konsesi yang diperoleh, Santa Monica bisa mengelola 10 persen dari 50 hektare lahan BBTNGGP, atau 5 hektar,” ungkap M. Eko Restoe Boemi, Operational Manager Santa Monica Resort.

Di Desa Pancawati, terdapat pula Wisata Budaya Pancawati (WBP) yang telah beroperasi sejak tahun 2007. WBP mengubah lahan bekas kebun salak seluas enam hektare (ha). WBP juga mengemas 10 paket wisata seperti Agrowisata Pintar dan Fun Games, Pesiar Kampung, Poelang Kampoeng Pancawati, dan Menginap Adventure. Aktivitas setiap paket berbeda. Bisa menginap, bisa juga berwisata sehari penuh.

Bisnis serupa dikembangkan pula Kampung Budaya Sindangbarang (KBS) di Desa Pasir Eurih, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor, sejak tiga tahun lalu oleh Achmad Mikami Sumawijaya.

KBS kini menawarkan kunjungan wisata pedesaan dengan enam paket wisata, seperti Mulih ka Lembur, Sawengi di Kampung Budaya, Ngalanglang di Bogor, Nyaba ka Kampung Adat, Outing, dan Sono ka Lembur. Di sana, pengunjung sudah bisa menikmati beberapa situs purbakala, belajar angklung, mandi di Sungai Ciapus, dan menonton pertunjukan seni.

= acep mulyana
acepm@jurnas.com
Sumber : Jurnal Bogor

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.