Kapolres Minta Warga Waspada
Sebuah bungkusan kardus yang diduga bom yang ditemukan didekat Masjid Agung Jalan Dewi Sartika Kelurahan Cibogor Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor, Senin (21/3) ternyata berisi kulit jok mobil, Pigura, dan jas hujan. Meski bukan bom, Kapolres Bogor Kota AKBP Nugroho Slamet Widodo tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada.
Paket yang diduga bom itu ditemukan dibawah pohon karet oleh Engkus Wisesa (54) pedagang batu cincin sekitar pukul 10.00 wib.
Kapolres Bogor Kota AKBP Nugroho Slamet Widodo memastikan tidak ada bom dalam paket yang ditemukan warga di dekat Masjid Agung Pasar Anyar, Kota Bogor, "Memang awalnya kami mendeteksi adanya bahan metal dan gambaran seperti jaringan kabel di dalam paket tersebut," kata Nugroho.
Polisi kemudian memperluas radius steril dari 50 meter menjadi 100 meter. Bungkusan kardus yang diduga bom tersebut diledakan oleh Tim Gegana Kelapa Dua Depok dengan alat pencerai berai yang telah dipersiapkan.
Setelah bungkusan kardus diledakan, Polisi langsung membongkarnya, isinya adalah pigura, jas hujan, kulit jok mobil. Barang bukti langsung diamankan Polisi.
Kapolres Bogor Kota tidak mau berspekulasi bahwa perbuatan tersebut hanya tingkah orang iseng. "Kami tetap akan melacak pelaku yang meletakkan bungkusan kardus di bawah pohon tersebut, “ kata dia,
Oleh karena itu Kapolres mengimbau kepada masyarakat untuk segera melapor ke polisi jika melihat hal-hal yang mencurigakan. “Kita harus tetap waspada, jika ada hal – hal yang mencurigakan segera laporkan ke polisi, “pintanya.
Saksi mata Engkus Wisesa mengatakan, bungkusan kardus tersebut diletakkan oleh seorang pria tidak dikenal yang mengenakan jaket warna kuning, berbadan tinggi sekitar 170 cm. "Sekitar jam 10.00 WIB, laki-laki itu datang, langsung meletakkan barang-barang kardus itu di bawah pohon dan langsung lari," kata dia.
Engkus mengatakan, begitu melihat tingkah pria tersebut ia bersama-sama pedagang di sekitar Jalan Dewi Sartika langsung mengejar pelaku ke arah utara. "Larinya sangat cepat kita tidak bisa mengejarnya. Sepertinya dia sudah ada yang menunggu,” tuturnya.
Paket yang diduga bom tersebut terbagi tiga, paket pertama kardus air minum mineral yang ditaruh di bagian bawah, lalu di atasnya terdapat sebuah kardus lagi berbungkus kertas kado warna-warni, dan di atas kardus tersebut terdapat amplop yang berisikan slip setoran Bank BCA dan Bank BRI. (yan/lan)
Sumber : Kota Bogor 21/03/2011
Tidak ada komentar