header_ads

Menjadi Pribadi Mandiri

Menyambut Hari Kartini yang diperingati setiap tanggal 21 April, Dharma Wanita Persatuan Kota Bogor menggelar seminar sehari pengembangan kepribadian, Selasa (5/4/2011).

Dengan tema “Menjadi Pribadi yang Mandiri”, diharapkan kaum perempuan di Kota Bogor dapat menjadi produktif dan mandiri, baik di lingkungan pekerjaan maupun di kehidupan pribadi mereka.
Ketua penyelenggara Tjutju Aim mengatakan selain menjadi pribadi yang mandiri dan produktif, para peserta diharapkan dapat meningkatkan sumber daya yang dimilikinya.

Seminar diikuti sekitar 200 peserta dari Unit pelaksana DW kota Bogor, tim penggerak PKK Kota Bogor dan Dinas Pendidikan Kota Bogor. Turut hadir Sekretaris Daerah Kota Bogor Bambang Gunawan dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kota Bogor Erna Bambang Gunawan.

Seminar yang dibuka oleh Penasehat Dharma Wanita Kota Bogor Hj. Fauziah Diani Budiarto diselenggarakan di Ruang Rapat I Balaikota Bogor, Jalan Juanda Bogor. Fauziah mengatakan bahwa seminar ini menjadi kesempatan yang baik bagi para peserta untuk lebih mamacu diri sendiri agar memiliki kepribadian yang lebih baik.

Menurut Fauziah, kepribadian yang baik ditandai melalui sejumlah ciri, yaitu:

1. Ketika seseorang bisa diterima dengan baik di lingkungan pergaulan sehari-hari,
2. Berperan sebagai orang yang bermanfaat bagi kehidupan orang-orang di sekitarnya,
3. Mampu menjadi orang yang memiliki inisiatif untuk mengubah apapun menjadi lebih baik, kreatif dan produktif, tidak konsumtif.

“Orang yang berkepribadian baik tentu saja diperlukan di sebuah lingkungan pergaulan, baik di lingkungan kerja di kantor pemerintah maupun di kantor swasta, serta di lingkungan rumah tangga dan lingkungan sosial lainnya,” ujar Fauziah.

Fauziah meyakini bahwa sosok perempuan yang mandiri diperlukan keberadaan, karena mampu membuat kehidupan yang lebih berwarna. Selain itu membuat hidup menjadi lebih semangat, ceria dan memberi manfaat bagi banyak orang.

“Negara kita membutuhkan orang-orang yang kreatif dan memiliki inisiatif serta semangat produktif. Sebab orang seperti inilah yang akan membuat perekonomian menjadi lebih hidup, kesehatan terpelihara, pendidikan lebih maju,” lanjut Fauziah.

Seminar sehari menghadirkan Shita Wardani Singgih, anggota Pokja Kementrian Negara Pemberdayaan Perempuan dan PA. Menurrut Shita, perempuan tidak cukup hanya cerdas dan pintar. Perempuan harus memiliki kepribadian dan perilaku yang baik. Terlebih, menjadi pribadi yang menyenangkan dapat menunjang potensi diri.

“Seseorang yang mempunyai kepribadian yang baik tidak harus cantik atau tampan, tetapi mempunyai sifat yang menarik. Ia memberikan kesan yang menyenangkan bagi orang lain, tulus dan berbudi luhur, penuh dedikasi, jujur dan berani,” papar Shita.

Kunci yang termudah adalah menjadi diri sendiri dan mensyukuri apa yang dimiliki. Shita memastikan, setiap orang memiliki kelebihan dan kekurangan. Untuk itu jangan bosan terus-menerus melakukan evaluasi terhadap diri sendiri.

“Cobalah menelusuri kehidupan kita sendiri, apa yang selama ini sudah kita perbuat, kita lakukan, lalu kita buat evaluasi. Apalagi yang dapat kita lakukan untuk ke depan,” tanya Shita.

Yang terpenting, sosok perempuan harus mampu menilai diri sendiri secara positif, mempunyai harga diri sehingga terbentuk sebuah konsep diri. Dengan menghargai diri sendiri berarti perempuan tahu bagaimana memperlakukan diri dan dapat diperlakukan dengan baik oleh orang lain.

Berikut ini adalah sejumlah ciri pribadi yang mandiri: beretika, kreatif, berterima kasih, percaya diri, jujur, bertanggung jawab, loyal, mampu bekerja sama, loyal dan bermoral.

Dalam kegiatan seminar sehari tersebut, Dharma Wanita Persatuan Kota Bogor juga menggelar Bazaar Murah.

Bazaar yang digelar di depan halaman parkir Sekretariat Daerah Balaikota Bogor ini diikuti oleh 15 stand yang menawarkan beragam pilihan, mulai dari produk makanan dan minuman, alat rumah tangga, kerajinan tangan, kerajinan kulit seperti tas dan sepatu, pakaian muslim dan batik Bogor, aroma therapi, dan aksesoris. (dian/gus/als)





Sumber: Kota Bogor 5/4/2011

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.