Rakor Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) Tingkat Kabupaten Bogor
One village one product, hal yang diinginkan Bupati Bogor dalam acara Rapat Koordinasi Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) mengharapkan, setiap desa memiliki prodak pertanian yang dapat diunggulkan dengan mengembangkan ketersediaan pangan selain beras.“Saya rindu ketika masa orde baru, wilayah kita memiliki kejayaan dengan berswasembada beras,mari kita bangun lagi dengan program satu desa,satu prodak”ungkapnya.(21/04)
Rapat Koordinasi yang diselenggarakan di Gedung Serbaguna II Setda Kabupaten Bogor yang dihadiri oleh Kepala SKPD Se- Kabupaten Bogor, Para Camat, Petugas Pertanian serta Mitra tani untuk meningkatkan pengadaan beras di Kabupaten Bogor dalam rangka merevitalisasi pertanian.
Bupati Bogor H. Rachmat Yasin dalam sambutannya mengatakan “Untuk meningkatkan produksi beras, kita juga harus meningkatkan kesejahteraan petani. Selain itu, Pemerintah jangan hanya memberikan instruksi dan perintah saja dengan melakukan penyuluhan saja, penyampaian, atau sosialisasi saja tapi petani mengingikan sebuah contoh nyata untuk mengimplementasikan program tersebut”. Tegas RY
Dalam acara tersebut RY mengutarakan untuk membuat Pilot Project yaitu membuat Pabrik Beras dengan pertimbangan adanya ketersediaan air konstan “Semoga tahun 2012 Kabupaten Bogor harus punya Pabrik Beras di Kecamatan semoga dapat terlaksana di lokasi-lokasi yang luas lahan pertaniannya seperti Tenjolaya, Ciseeng, Cijeruk, Cariu, dan Tanjung sari”.
Ungkapnya. Dengan adanya BP4K dan Dinas Pertanian semoga dapat membantu para petani untuk memajukan kesejahteraan di bidang pertanian, peternakan dan perikanan.
Sementara itu masih dalam acara Rakor Koordinasi Peningkatan Produksi Beras Nasional ini Bupati Bogor memperingatkan kepada Para Camat se-Kabupaten Bogor harus peduli kepada ketahanan pangan karena camat disini berperan sebagai pemimpin coordinator pertanian. (als)
Sumber: Kabupaten Bogor 21/4/2011
Foto: Goedang
Tidak ada komentar