header_ads

Gerakan Masyarakat Gemar Mengaji

Launching program Gemar Mengaji diresmikan Bupati Bogor, Rachmat Yasin saat Halal Bi Halal Kementrian Agama di ruang serba guna I gedung sekretariat daerah pemda Kabupaten Bogor (20/9/2011). Bupati Rachmat Yasin menyambut baik program Gerakan Masyarakat Magrib Mengaji (Gemar Mengaji) Kementrian Agama kabupaten Bogor.

Dirinya mengatakan, gerakan ini sangat tepat dan harus kita lakukan dengan mempertimbangkan persoalan degradasi akidah yang melanda generasi muda umat muslim. Membangun generasi penerus yang islami itu tidak mudah, yang paling penting adalah bagaimana mengaji itu jadi budaya kembali.

“Gerakan Gemar Mengaji ini jangan hanya gembar-gembor saat launching saja tapi tidak berkelanjutan”, tegas Rachmat yasin.

Lebih lanjut RY menuturkan bahwa ia menyambut baik launching ini namun secara implikatif harus dipikirkan lebih rinci. Bagaimana pembinaannya sampai pada bentuk kontrol yang diterapkan.

Kepala kantor Kementrian Agama Kabupaten Bogor H.Suhendra mengatakan, program Gemar Mengaji sebagai terobosan memperbaiki akhlak umat khususnya generasi muda dari berbagai rusaknya moral. Seperti menangkal pengaruh negatif yang ditayangkan lima layer yaitu, layer televisi, layer telepon selular, internet, komik dan majalah.

“Ketika kita masih kanak-kanak kita mengaji setiap maghrib dan sekarang tradisi itu hamper punah, oleh sebab itu kini kita gerakan lagi mengaji pada magrib dengan program ini agar anak-anak kita mengikuti tradisi yang dapat membentengi dari pengaruh buruk lingkungan”, jelas Suhendra.

Selain mengomentari persoalan Gemar Mengaji, RY juga menghimbau kepada jajaran kementrian agama dan lembaga terkait untuk membuat sebuah rumah singgah seperti Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dengan model pesantren.

“Saya mau membantu jika ada rencana ingin membuat LSM islami yang dapat menampung dan memberikan pembindaan pada anak-anak penyandang masalah sosial. Ini adalah harapan dan tanggung jawab saya sebagai pemimpin kepada umat”, tutur Bupati.

Halal bi halal ini dihadiri Bupati dan istri, Sekretaris Daerah, Ketua MUI, Kepala Kanwil Kementrian agama Jawa Barat, unsur Muspika dan jajaran karyawan dari kementrian agama dan kantor uarusan agama (KUA) sekabupaten Bogor. Selain launching program acara juga diisi ceramah Tausiyah. (als)





Sumber: Kabupaten Bogor 20/9/2011

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.