PNS Kota Bogor Gunakan Iket Setiap Kamis
Asisten Tata Praja (Astapra) Sekretariat Daerah Kota Bogor Ade Syarief Hidayat, mengajak kepada para PNS di seluruh SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) Kota Bogor menjadi lokomotif pelestarian budaya setempat diantaranya dengan menggunakan iket atau totopong setiap hari Kamis yang dipadukan dengan pakaian batik.Hal itu ditegaskannya di sela-sela penyelanggaraan Festival Seni Kemasan yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor di Gedung Kemuning Gading, Selasa (30/11/2011)
Menurut Ade yang datang mewakili Walikota Bogor itu, pelestarian budaya Sunda bisa dengan berbagai cara, seni, bahasa, dan juga pakaian. “Saya menyambut baik ajakan sejumlah budayawan Kota Bogor yang menggagas penggunaan totopong setiap hari kamis, dan menghimbau agar para Kepala SKPD menjadi motor penggerak budaya bagi para PNS di lingkup kerjanya,” kata Ade.
Masih menurutnya, totopong merupakan kebiasaan orang Sunda jaman dahulu, tidak ada salahnya kalau para PNS menggunakannya, karena selain melestarikan budaya khususnya pakaian juga dapat menggerakan sektor industry batik. “Sudah saatnya kita peduli terhadap budayanya sendiri,”ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, pejabat yang sudah istiqomah menggunakan iket pada setiap hari Kamis itu, memuji kinerja Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor, yang konsen dalam menyelanggarakan festival kemasan.
Terkait dengan Festival Seni Kemasan Kemasan Ade mengaku, setelah melihat langsung beberapa pagelaran yang disuguhkan, ia merasa kagum karena tampilan seni kemasan para seniman Kota Bogor, sangat layak untuk dijual.
“Dalam penyelenggaraan seni kemasan ini, mereka selalu menyuguhkan seni yang berbeda dan sangat menarik, ini berarti para pelaku seni di Kota Bogor, sangat kreatif. Tinggal bagaimana kita menjualnya agar dapat mendatangkan para wisatawan ke Kota Bogor.” kata Ade.
Penggunaan totopong ini digagas oleh salah satu budayawan dan seniman Kota Bogor Dadang HP. Bahkan dua SD di Kota Bogor yakni SDN Semplak 2 Kecamatan Bogor Barat dan SDN Sidangsari Kecamatan Bogor Tengah telah mempelopori penggunaan iket setiap hari Kamis. Mulai dari guru hingga staf di dua Sekolah tersebut menggunakan totopong setiap Kamis.(chris)
Sumber: Kota Bogor 30/11/2011
Tidak ada komentar