header_ads

HPI Kota Bogor Bentuk Kompepar Di Kelurahan


Keinginan Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Kota Bogor H. Bagus Karyanegara  untuk mewujudkan Kota Bogor sebagai kota tujuan utama pariwisata  akan segera terwujud. menyusul dukungan yang terus mengalir dari masyarakat Bogor.

Bahkan, dalam diskusi mingguan yang digelar di Sekretariat Masyarakat Cinta Bogor (MCB), Jum’at (20/1/2012) tercetus  ide pembentukan Kelompok Penggerak Pariwisata (Kompepar) di setiap Kelurahan di Kota Bogor.

Dukungan terhadap HPI selain dari tokoh budayawan Adenan Taufik, Eman Soelaeman, Inotji Hayatullah, Aki Pochman juga dari kalangan  Karang Taruna, Damas (Daya Mahasiswa Sunda) dan HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Kota Bogor.

 “Terus terang kami semakin bersemangat, apalagi dengan dukungan yang terus mengalir dari berbagai pihak,  Makanya, kami optimis gagasan ini akan segera terwujud, “ tegas Bagus Karyanegara.

Dalam diskusi yang dipandu Taufik  Hassuna  salah satu pengurus Dewan Harian Cabang (DHC) 45, berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.  Berbagai ide atau gagasan terungkap dalam diskusi yang berlangsung hingga tengah malam tersebut.

Salah satu gagasan yang tercetus dan mendapat respon positif yakni  struktur pendukung penguatan tujuan kepariwistaan yakni pembentukan  Kelompok Penggerak Kepariwisataan (kompepar) di tingkat kelurahan.  “ Sejauh ini Kompepar baru terbentuk di Kelurahan Cikaret, makanya, akan segera kita dibentuk disetiap Kelurahan, “ ujar Bagus yang juga menjabat Ketua Masyarakat Cinta Bogor (MCB).

Sementara itu Adenan Taufik yang juga penggagas Bogor  Guide Assossation  (Bogas) dan Yayasan Pariwisata Bogor (YPB) mengatakan, Bogor merupakan pionir  didalam kepariwisataan karena sejak tahun 1957 sudah terbentuk lembaga kepariwisataan yakni YPB dan Akademi Pariwisata Bogor (APB).

“Sebaiknya segera di konsep dasar atau blue print mengenai dunia kepariwisataan di Kota Bogor yang terintregasi menyangkut obyek handy craft, baik daru standar mutu dan   yang lainnya,”ujar Adenan yang diamini budayawan lainnya.

Baik Adenan, Aki Pochman ,  Eman, Inotji  dan sejumlah tokoh yang hadir menyatakan  persetujuannya dengan pembentukan Kompepar di setiap keluarahan, karena yang mengetahui potensi pariwisata di wilayah adalah mereka yang tinggal di wilayahnya.  Hal senada juga diutarakan Sekretaris Karang  Taruna Kota Bogor Enrico dan Wakil Ketua KNPI Kota Bogor,  Moch. Pribadi.   “Kami mendukung penuh untuk segera dibentuk kompepar di tingkat kelurahan,”ujar Badi yang juga diiyakan Enrico.

Sementara itu, Dewan Penasehat HPI yang juga salah seorang penggagas kompepar di Kelurahan Cikaret, Syafrudin Bustomi berharap agar pembentukan kompepar  segera dilaksanakan.

“Di Kota Bogor Kompepar baru ada di Kelurahan Cikaret. Kita berharap Kompepar terbentuk di 68 Kelurahan se Kota Bogor, “ kata Syafrudin seraya menambahkan, soal teknisnya nanti bisa berkonsultasi dengan  Pak Yanyan Rusamana Kepala Dinas  Kebudayaan dan Pariwisata. (chris)






Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.