header_ads

Hari Libur Nyepi Jalur Puncak Padat Merayap


CIAWI –Perayaan Hari Raya Nyepi, jumlah kendaraan bermotor menuju kawasan Puncak Cisarua mengalami peningkatan, Jumat (23/03) pagi. 

Antrian kendaraan sudah terlihat sepanjang puluhan kilometer dimulai dari pintu Tol Ciawi hingga sepanjang jalur Puncak hingga kawasan Cisarua. Hal tersebut diakibatkan karena banyaknya masyarakat dari luar kota memanfaatkan waktu liburan Nyepi.

Ratusan ribu kendaraan roda dua dan roda empat yang rata-rata ber-plat nomer B (Jakarta,red) ini mengakibatkan kemacetan arus lalulintas yang cukup parah. Bahkan kemacetan terlihat mulai dari Jalan Tol Jagorawi KM 42. Untuk mengantisipasi hal tersebut, jajaran Polres Bogor pun akhirnya melakukan upaya penguraian arus kemacetan tersebut dengan sistem one way (satu arah). 

“Kita  tetap terus memberlakukan sistem satu arah (one way) sebagai salah satu antisipasi untuk mengurai kemacetan yang cukup parah dikawasan puncak,” terang Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Jainal Abidin.

Kawasan Puncak masih dijadikan alternatif bagi wisatawan asing maupun domestik lantaran kawasan ini terkenal dengan panorama alam, hawa sejuk dan hamparan kebun the. Antrian kendaraan yang terjebak kemacetan mulai dari sekitar gerbang Tol Ciawi itu sebagai salah satubuktinya.

Ia menjelaskan kemacetan arus lalulintas ini disebabkan banyaknya masyarakat Jabodetabek yang memanfaatkan waktu liburan ini dengan mengunjungi sejumlah lokasi wisata yang berada di kawasan Puncak. “Memang kepadatan arus alulintas yang mengakibatkan kamacetan jalur puncak ini puncak arusnya diperkirakan terjadi pada Sabtu besok sampai Minggu, karena antusias masyarakat yang memilih kawasan puncak untuk menghabiskan libuarnya,” katanya.  

Bahkan berdasarkan data sementara yang diperoleh dari petugas Gerbang Tol (GT) Ciawi, jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju Puncak ini setiap harinya mengalami peningkatan yang sangat sigtifikan. 

Hingga kini jalur puncak sendiri masih diberlakukan buka-tutup arus secara Situasional.
 "Kita akan melihat situasi kendaraan bila terjadi kepadatan kendaraan maka untuk menormalkannya kami upayakan One way. Bahkan, sebagai salah satu penormalan arus kemacetan ini lebih dari satu jam memberlakukan one way baru bisa sedikit menguraikan antrian kendaraan ini, karena ekor kemacetannya tersebut sampai ke tol Jagorawi,” pungkasnya.

Secara terpisah, Asep (43), salah seorang warga Jakarta mengaku dirinya terjebak kemacetan arus lalulintas ini mulai dari Tol Jagorawi hingga memerlukan jarak tempuh yang lebih lama karena antrian kendaraan yang cukup panjang. “Saya bersama ribuan pengndara lainnya harus rela menunggu berjam-jam agar bisa menembus kawasan Gadog,“ katanya saat ditemui di sekitar Lampu Merah Gadog.

Bahkan banyak sebagian masyarakat lainnya yang sudah terjebak kemacetan di sekitar gerbang Tol Ciawi yang tidak sabar akibat kemacetan tersebut. Mereka lebih memilih balik kembali ke Jakarta dengan cara memutar balik kendaraanya ditengah jalan dan pulang ke jakarta  “Saya lebih baik pulang lagi ke Jakarta dari pada harus terjebak suasana kemacetan yang lebih parah lagi,”terang Sarif (32) warga Pondok Indah Jakarta Selatan.

Diperkirakan jumlah pengendara yang akan melalui jalur Cisarua Puncak masih akan bertambah hingga tiga hari mendatang. (Rfs)

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.