Ir.Farida Khuriyati,MM: Kembangkan Kawasan Rumah Pangan Lestari
Menyusul dikeluarkannya instruksi Menteri Pertanian RI Dr. Ir. Suswono,MMA
yang meminta gerakan Pengembangan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) harus
dikembangkan disemua Provinsi, dan kabupaten/kota secara nasional, Badan
Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Bogor
mulai mensosialisasikan program tersebut.Sekretaris BP4K Kabupaten Bogor Ir Farida Khuriyati,MM mengatakan, program KRPL merupakan salah satu program untuk meningkatkan ketahanan pangan rumah tangga. Dan mulai hari ini pihaknya sudah mulai mensosialisasikannya.
“Sesuai dengan instruksi Menteri Pertanian, hari ini di Desa Cikarawang Kecamatan Dramaga kami sudah melakukan sosialisasi perdana terkait dengan program KRPL tersebut”, kata Farida kepada KabarPublik saat ditemui seusai acara Rabu keliling di Kecamatan Kemang, Rabu (21/03).
Menurutnya, pengembangan KRPL merupakan gerakan dari dan untuk masyarakat pedesaan mulai tingkat dusun sampai dengan tingkat rumah tangga bekerjasama dengan ibu-ibu Tim Penggerak PKK setempat, sedangkan instansi pemerintah hanya berfungsi sebagai motivator, fasilitator dan stabilisator terhadap gerakan tersebut.
“Nantinya KRPL ini diharapkan dapat meningkatkan ketersediaan pangan ditingkat rumah tangga, mengurangi pengeluaran kebutuhan sehari-hari, serta meningkatkan pendapatan dan gizi keluarga ditingkat rumah tangga,” jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, komoditas yang dikembangakan dalam gerakan ini adalah umbi-umbian seperti ubi jalar, ubi kayu, ganyong, garut, talas, suweg, gembili, sayuran seperti sawi, selada, kelor, labu, katuk, terung, kacang panjang, tomat, cabe, rempah dan obat seperti jahe, kencur, lempuyang, kapulaga, aneka buah seperti pepaya, blimbing, jambu biji, srikaya, sirsak, pisang dan ternak seperti unggas, kelinci serta ikan seperti lele, nila, gurami, belut.
Farida menambahkan, setelah Desa Cikarawang pihaknya juga akan terus melakukan sosialisasi serupa di desa-desa lainnya diseluruh wilayah Kabupaten Bogor. “Meskipun tenaga yang kami miliki terbatas, namun sosialisasi serupa akan terus kami lakukan diseluruh wiayah Kabupaten Bogor, tentunya dengan cara bergiliran,” tutupnya.(wb/als)
Tidak ada komentar