Ratusan Warga Bubulak Ikut P2WKSS
KOTA BOGOR - Guna menyamakan persepsi dan pemahaman
warga RW VII Kelurahan Bubulak Kecamatan Bogor Barat tentang program
terpadu P2WKSS (Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan
Sejahtera),Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB) Kota Bogor mengumpulkan aparat kecamatan, pengurus TP PKK Kecamatan dan kelurahan LPM, RT, RW tokoh masyarakat, tokoh agama, Karang Taruna dan perwakilan warga binaan.
Musyawarah Kelurahan tersebut dibuka Kepala BPMKB Hj. Nia Kurniasih dan dihadiri Camat Bogor Barat Aep Saepudin, Seklur Kelurahan Bubulak Supriyadi, serta Wakil Ketua I TP. PKK Kota Bogor Hj. Triami Achmad Ru’yat.
Kepala BPMKB Hj. Nia Kurniasih mengatakan, RW VII Kelurahan Bubulak Kecamatan Bogor Barat merupakan wilayah binaan program terpadu P2WKSS tahun 2012.
Menurut Nia, di wilayah RW VII Kelurahan Bubulak ada 100 KK (Kepala Keluarga) yang menjadi warga binaan program P2WKSS. “ Kita akan melakukan pembinaan mulai bulan April hingga bulan Juni 2012 mendatang, ‘ujar Nia.
Ia berharap, kepada warga yang menjadi sasaran binaan harus semangat, dan bisa mengikuti berbagai kegiatan yang akan digulirkan melalui program P2WKSS.
Wakil Ketua I TP. PKK Kota Bogor Hj. Triami Achmad Ru’yat selaku ketua tim P2WKSS mewakili Ketua TP PKK Kota Bogor Hj. Fauziah Diani Budiarto meminta kepada warga bubulak ini agar bisa mengikuti dengan serius. “Jadi sangat disayangkan jika program yang sudah bagus ini tidak dimanfaatkan, “ tukasnya.
Triami menegaskan, bahwa program terpadu P2WKSS jangan hanya sebatas lomba semata karena aka nada penilaian. “Sebetulnya program ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Bogor bersama-sama dengan masyarakat membangun wilayah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, “ ungkapnya.
Kepala Sub Bidang Pemberdayaan Perempuan (PP) pada BPMKB Hj. Rina, menjelaskan, tujuan dari program P2WKSS guna mewujudkan dan mengembangkan keluarga sehat sejahtera, perlindungan perempuan, meningkatkan kedudukan peran kemampuan dan kemandirian serta ketahanan mental dan spritual perempuan melalui kegiatan lintas sektor pembangunan. (met/yan)
Tidak ada komentar