header_ads

Dongdang Meriahkan Maulid Akbar 2012



CIBINONG- Maulid Akbar dan Festival Dongdang 2012 yang digelar hari ini (Sabtu, 3 Maret 2012- Red) yang berlokasi di kawasan Tegar beriman Cibinong mampu menyedot perhatian ribuan pengunjung. 

Helaran ini sebagai salah satu tradisi memperingati  Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1433 H/2012 tingkat Kabupaten Bogor.
Hadir pula Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan didampingi Bupati Bogor H. Rachmat Yasin (RY) dan Wakil Bupati Bogor H. Karyawan Fathurachman (KF), serta Ketua DPRD Kabupaten Bogor H.Ajat Sudrajat, sejumlah Tokoh Ulama dan  Budayawan.

Dalam sambutannya, Gubernur Ahmad Heryawan berharap helaran ini dapat menjadi ajang silaturahim sekaligus menampilkan sejumlah atraksi budaya yang melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk ikut dan bergembira bersama.

“Festival ini sepertinya dapat dijadikan obyek wisata untuk menyedot wiasatawan hadir menyaksikan. Lebih dari itu Peringatan Maulid yang dirangkaikan dengan Festival Dongdang merupakan wujud kecintaan kita kepada Nabi Muhammad SAW,” katanya. 


Dengan bangganya, Ahmad Heryawan mengatakan, bahwa dirinya baru melihat perayaan Dongdang yang terbesar yakni berada di Kabupaten Bogor. Diharapkan melalui perayaan festival dongdang dan Maulid Akbar 2012 ini, dapat menjadi perekat kebersaman masyarakat Kabupaten Bogor. 
“Saya sangat mencintai masyarakat Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Bogor merupakan satu-satunya Kabupaten di Jawa Barat yang paling banyak menerima bantuan provinsi dalam pembangunan. Hal itu bukanlah tanpa alasan, karena bantuan tersebut sangat rasional mengingat jumlah penduduk Kabupaten Bogor terbanyak di Jawa Barat dan masyarakatnya bararageur”, ujar Heryawan.

-->
Pantauan Berita Bogor, iring - iringan rombongan peserta dongdang yang berasal dari Desa, Kelurahan, Kecamatan, SKPD, Koramil, Polsek, UPTK dan Sekolah, Pondok Pesantren serta beberapa perusahaan swasta maupun perusahaan milik Pemerintah, melintasi panggung kehormatan yang berada didepan Masjid Baitul Faizin. 
Bupati Bogor H.Rachmat Yasin juga menjelaskan festival dongdang ini merupakan tradisi yang baik dalam Islam yang menumbuhkembangkan ukhuwah islamiyah serta toleransi kekeluargaan yang penuh rasa persahabatan, juga dikarenakan islam merupakan rahmatan lil’alamin. 
Menurut dia melalui festival dongdang ini pula, dapat membangkitkan kearifan lokal dan menghidupkan sifat gotong royong masyarakat untuk menampilkan potensi lokalnya masing-masing secara kreatif. Pemerintah Kabupaten Bogor bertekad akan terus melestarikan kebudayaan ini dan terus memperbaikinya ditahun-tahun mendatang guna mewujudkan masyarakat Kabupaten Bogor yang islami. 
Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW harus diartikulasikan sebagai upaya tranformasi diri atas kesalehan sosial dan semangat baru untuk membangkitkan sifat-sifat mulia dalam diri kita masing-masing.  

Sebelumnya, Kepala Dsbudpar Rudi Gunawan menuturkan ada 2.000 dongdang berukuran 120X80 cm yang ditampilkan para peserta. Setiap dongdang dihiasi ornamen tradisional Jawa Barat atau ornamen Islami. Masing-masing dongdang berisi hasil bumi pertanian, berupa sayuran, buah-buahan, dan makanan tradisional khas daerah masing-masing.

“Setiap dongdang diarak 15 orang, terdiri dari 4 orang pengusung, 1 orang pembawa papan identitas kontingen peserta, serta 10 orang pengiring dongdang. Mereka diiringi lantunan musik bernuansa islami, seperti marawis, qasidah, dan lain-lain. Busana yang dikenakan adat khas Jawa Barat atau busana muslim muslimah,” jelasnya.

Dilokasi, tak jauh dari panggung utama nampak arak-arakan dari Kecamatan Citeureup menampilkan 50 dongdang yang khas dengan ratusan pengiringnya. Ternyata targetnya mengikuti helaran ini bukan untuk meraih juara, melainkan menanamkan nilai – nilai histori yang tinggi. 

“Meskipun Kecamatan Citeureup belum pernah meraih juara namun pihaknya bangga dengan masyarakat Citeureup yang turut antusias menyukseskan helaran akbar ini. Acara ini mengingatkan pada tradisi upacara pernikahan adat Sunda tempo dulu,” ungkap Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kecamatan Citeureup, Dumyati, disela-sela acara. 

“Pesta Dongdang ini seharusnya menjadi acuan masyarakat Bogor untuk lebih mengembangkan budaya lokal. Semoga saja yang hadir disini bisa memetik hikmah dari helaran ini,” tambahnya.

Sebelumnya, Camat Sukaraja, Ade Karma Permana, mengaku bangga kepada warganya, para pihak desa, pihak Sekolah yang menjadikan helaran ini sebagai ajang silatuahmi sekaligus meningkatkan budaya. “Bukan hanya untuk mencari pamor, tetapi untuk  menumbuhkan kembangkan  budaya Dongdang,” pesannya.

Secara terpisah, Sekcam Tajurhalang, Iduh Setiaguna saat ditemui Berita Bogor mengatakan pihaknya mengedepankan kebersamaan dan juga berusaha delegasinya menjadi yang terbaik. “Kami mengirim sebanyak 30 dongdang, masing masing dari para pihak desa, UPT dan KUA, juga dari para Sekolah,” katanya.


Arus Lalulintas Macet
Tak seperti biasanya jalan Tegar Beriman Cibinong, tempat berlangsungnya Festival Dongdang 2012, Sabtu pagi mengalami kemacetan arus lalulintas. Sebab, ribuan warga terus berdatangan memadati lokasi perayaan Maulid Akbar yang digelar Pemkab Bogor sejak pagi pukul 05.00 WIB.

Ratusan petugas yang mengamankan jalur nampak sibuk mengatur arus lalulintas, tak ayal lagi pengalihan arus lalulintas pun dilakukan sejumlah aparat Polres Bogor dan DLLAJ Pemkab Bogor dibeberpa titik, yakni pertigaan jalan raya Bogor maupun jalan raya Sukahati.

Hilir mudik masyarakat yang antusias ini berlangsung hingga pukul 15.00 WIB, karena selain arak-arakan dongdang juga dimeriahkan acara nada dan dakwah yang akan menampilkan Grup Band Wali dan Ustad Jeffry Al Buchori.  

Tak hanya itu, panitia juga menyediakan acara hiburan pengundian doorprize 5 paket um­roh, 5 unit sepeda motor, 150 barang elektronik be­rupa kulkas, kipas angin, te­levisi flat, mesin cuci dan 10 se­peda gunung.

Panitia juga mengumumkan penyandang predikat pertama festival dongdang kali ini berasal dari Kecamatan Ciampea, disusul Kecamatan Rumpin, dan Desa Sukagalih Kecamatan Megamendung meraih predikat ketiga.


Sedangkan untuk doorprize paket umroh, salah satunya dimenangkan oleh Elis Jumsih, Warga Kampung Pos Kecamatan Cibungbulang. Kemudian untuk pemeneng doorprize sepeda motor, masing-masing dimenangkan Andri Suhardi Warga Kelurahan Tengah Kecamatan Cibinong, dan Cece Suheri Warga Parakan Salak.
(amr/ice)






2 komentar:

  1. sampe dorong² rebutan makanan tadi .
    hehe sumpah macet banget tadi , tapi tetep asik .

    BalasHapus
  2. hahaha,,, kacau,,, pngen ikutan,, tpi tkut ke injek" .. wkwkwk,,, dong dang blum sampe ,, sudah di perebutkan,,, :D

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.