Wayang Golek Ngubek Setu Semalam Suntuk
KOTA BOGOR - Ratusan warga datang ke Situ Gede untuk menyaksikan
kepiawaian dalang Asep Sunandar Sunarya dari Giri Harja 3 Bandung berlokasi di Kelurahan Situ Gede,
Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor Sabtu (23/6/2012).
Sejak bada Isya, lapangan tempat digelarnya acara
sudah penuh sesak, dan ruas jalan menuju Situ Gede sangat padat bahkan
menjelang tengah malam macet total. Bahkan, tidak sedikit warga mengambil
jalan pintas untuk keluar dari area Situ Gede.
“Karena terjebak macet, saya terpaksa melalui
jalan hutan Cifor walapun gelap dan jalannya rusak, “ kata Yayan warga
Cemplang Baru Kelurahan Cilendek Barat, Kecamatan Bogor Barat.
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan sepertinya
mulai kepincut dengan Situ Gede, sebab setelah siangnya ikutan
ngubek setu, malam harinya masih menyempatkan diri menyapa warga sekitar dalam
Pagelaran Wayang Golek semalam suntuk melalui program Gubernur Saba Lembur.
Di sela-sela pementasan Wayang Golek Dalang
Asep Sunandar Sunarya, Kang Aher, memaparkan beberapa program yang telah
berhasil dikerjakannya selama 4 tahun memimpin Jawa Barat.
Menurut Aher yang berdialog dengan Si
Cepot, Kegiatan Gubernur Saba Lembur dengan mementaskan Wayang
Golek adalah salah satu upaya untuk melestarikan Budaya Sunda, karena
dengan cara seperti itu budaya Sunda akan tetap dicintai dan dilestarikan oleh
urang Sunda.
Selain bercengkrama dengan Si Cepot, dia juga berdialog dengan beberapa pengunjung dari luar negeri diantaranya dari Jerman, Prancis, Serbia yang sedang tugas belajar di Indonesia mendalami seni pedalangan. Ia sendiri merasa senang karena ternyata antusias menonton masyarakat Bogor terhadap wayang golek sangat luar biasa.
Selain bercengkrama dengan Si Cepot, dia juga berdialog dengan beberapa pengunjung dari luar negeri diantaranya dari Jerman, Prancis, Serbia yang sedang tugas belajar di Indonesia mendalami seni pedalangan. Ia sendiri merasa senang karena ternyata antusias menonton masyarakat Bogor terhadap wayang golek sangat luar biasa.
Sementara itu Dalang Asep Sunarya dalam
pagelaran tersebut membawakan lakon Jala Sabda, yakni cerita seorang
satria yang penasaran ingin menghabiskan keluarga Pandawa Yudistira, Arjuna,
Nakula dan Sadewa, setelah berhasil mencelakakan Bima.
Dalam kesempatan tersebut Asep dibantu kedua anaknya yang bergiliran menggatikan dirinya, yakni Dalang Dadan Asep S. Sunarya dan Yogaswara Asep S. Sunarya.
Selain Gubernur Heryawan, tampak Kadisbudpar Jawa Barat, Nunung Sobari Sekda Kota Bogor, Bambang Gunawan, Asisten Administrasi Umum yang juga Ketua Panitia HJB (Hari Jadi Bogor) ke 530 Arief M. Budiyanto Kadisbudpar Kota Bogor, Yanyan Rusmana, Kabid. Kebudayaan Disbudpar R. Susilowati, Camat Bogor Barat, Aep Saefudin para lurah dan LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) se-Kecamatan Bogor Barat, tokoh masyarakat dan ulama setempat. (chris)
Dalam kesempatan tersebut Asep dibantu kedua anaknya yang bergiliran menggatikan dirinya, yakni Dalang Dadan Asep S. Sunarya dan Yogaswara Asep S. Sunarya.
Selain Gubernur Heryawan, tampak Kadisbudpar Jawa Barat, Nunung Sobari Sekda Kota Bogor, Bambang Gunawan, Asisten Administrasi Umum yang juga Ketua Panitia HJB (Hari Jadi Bogor) ke 530 Arief M. Budiyanto Kadisbudpar Kota Bogor, Yanyan Rusmana, Kabid. Kebudayaan Disbudpar R. Susilowati, Camat Bogor Barat, Aep Saefudin para lurah dan LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) se-Kecamatan Bogor Barat, tokoh masyarakat dan ulama setempat. (chris)
Tidak ada komentar