Toge Goreng Pak Oji Cita Rasa Khas Puncak
Untuk menemukan warung Pak Oji
tidak sulit, tepatnya berada di Pinggir jalan
alternative puncak.
Tepatnya masuk
dari Rumah Makan Sederhana atau dari Seuseupan menuju arah Pasir Muncang. Lalu ikuti arah yang menuju
Cisarua tak jauh dari kantor Polisi Sektor Mega Mendung.
“Saya sudah
lebih dari 4 tahun dia menekuni usaha ini
dibantu istri dan anaknya,” kata
Pak Oji (60 Th).
Pagi-pagi selepas Sholat Subuh, Pak Oji yang tinggal di Kampung Coblong, Desa
Sukaresmi, Kecamatan Megamendung itu
secara rutin pergi ke pasar untuk belanja kebutuhan
dagangya, terutama toge mentah, mie, Ketupat dan lain-lain.
Setelah semua terkumpul, Pak Oji mulai
meracik bumbu-bumbu yang diperlukan untuk Toge Goreng tersebut.
Sekitar pukul 07.00 pagi dirinya sudah berada
di warung yang dibangun cukup sederhana beratapkan
terpal biru.
Saat itulah dia memulainya dengan menyiapkan
bahan bakar kayu dan
menyalakan Api, dan diatas tungku
sudah tersedia tempayan berisi air.
Aroma nikmat keluar dari racikan bumbu
yang di siram air panas, ditambah lagi dengan api yang berasal dari kayu
bakar, terasa lebih alami sehingga tidak
aneh bila para pelanggannya seakan tak bosan untuk datang dan membeli
dagangannya.
“Ini yang paling
enak rasanya khas dan murah hanya dengan Rp
6 Ribu sudah bisa menikmati
Toge Goreng pak Oji,” kata Bambang, warga Jakarta,
salahsatu pelanggannya.
Keunikan lainnya yang disajikan
Pak Oji adalah pembungkus Toge Goreng yang menggunakan bahan alami,
yaitu daun jahe-jahean.
(cj)