TRASS Buru Aedes Aegypty Ke Pelosok Desa
GUNUNG PUTRI - Setelah sukses menggelar aksi fogging di
wilayah Cileungsi, Sabtu-Minggu ini Tim Relawan Anton Sukartono Suratto
(TRASS) akan mengadakan aksi serupa di Ciampea dan Leuwiliang.
Aksi ini
juga dilakukan karena adanya masyarakat yang terserang penyakit Demam
Berdarah Dengue (DBD).
"Sabtu-Minggu ini, TRASS kembali menggelar aksi sosial. Kita akan melakukan fogging di wilayah Ciampea dan Leuwiliang," kata Ketua Umum TRASS, Dede Chandra.
Lebih lanjut Dede Chandra mengatakan, aksi fogging ini selain untuk memberantas nyamuk aides aigepty yang menyebarkan DBD, juga untuk menghilangkan ketakutan warga akan terserang penyakit tersebut.
"Sabtu-Minggu ini, TRASS kembali menggelar aksi sosial. Kita akan melakukan fogging di wilayah Ciampea dan Leuwiliang," kata Ketua Umum TRASS, Dede Chandra.
Lebih lanjut Dede Chandra mengatakan, aksi fogging ini selain untuk memberantas nyamuk aides aigepty yang menyebarkan DBD, juga untuk menghilangkan ketakutan warga akan terserang penyakit tersebut.
"Warga resah terserang DBD. Karena itu, kita akan menggelar kegiatan
ini untuk menghilangkan keresahan tersebut. Kita berharap, dengan adanya
fogging ini, tidak akan ada warga yang terserang DBD," harap Dede
Chandra.
Dede Chandra mengatakan, pihaknya berharap agar warga semakin
memperhatikan kebersihan lingkungan. Pasalnya, penyakit DBD ini terkait
dengan pola hidup bersih masyarakat.
"Masyarakat harus tahu, nyamuk DBD itu hidup di tempat-tempat seperti apa, sehingga mereka bisa mengantisipasinya. Karena itulah, masyarakat harus bisa membiasakan diri mempola hidup bersih dan sehat," papar Dede Chandra.
"Masyarakat harus tahu, nyamuk DBD itu hidup di tempat-tempat seperti apa, sehingga mereka bisa mengantisipasinya. Karena itulah, masyarakat harus bisa membiasakan diri mempola hidup bersih dan sehat," papar Dede Chandra.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina TRASS, Anton Suratto mengatakan,
aksi fogging hanya salah satu pencegahan mewabahnya penyakit DBD. Karena
itu, setelah dilakukan fogging, masyarakat harus melakukan aksi
bersih-bersih lingkungan. Tempat-tempat yang selama ini menjadi sarang
nyamuk, harus dimusnahkan.
"Setelah difogging, kita harap masyarakat bisa menjaga kebersihan
lingkungan, dengan cara menggalakan gerakan 3M. Dengan gerakan 3M
inilah, nyamuk aedes aegypty tidak akan berkembang biak," jelasnya.
(Ken/Als)
Tidak ada komentar