Cuaca Ekstrim Picu Elit Bahas Bopuncur
KOTA BOGOR - Walikota Bogor Diani Budiarto dijadwalkan akan menghadiri pertemuan Badan Kerjasama Pembangunan Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi-Cianjur (Jabodetabekjur) yang dipimpin Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan selaku Ketua KKSP di Bandung, Selasa (23/10/2012).
Dalam pertemuan BKSP tersebut dijadwalkan akan hadir Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo.
Berdasarkan jadwal kegiatan Walikota Bogor pada Selasa 23 Oktober 2012, Pak Wali akan hadir dalam pertemuan BKSP di Ball Room Hotel Grand Royal Panghegar Jalan Medan Merdeka No : 2 Bandung, “ kata Kepala Sub Bagian Pemberitaan pada Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Bogor Pria Gunandi di Kantornya, Senin (22/10/2012).
Sementara itu dalam rilisnya Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengatakan, bahwa alah satu agenda strategis yang akan dibahas dalam pertemuan BKSP yakni merumuskan solusi dalam kerangka mengatasi banjir di Ibukota Negara DKI Jakarta. "Pertemuan BKSP pada Selasa (23/10) akan dihadiri sejumlah Kepala daerah terkait, termasuk Gubernur DKI Jakarta Pak Jokowi, "ungkap Heryawan.
Pertemuan tersebut sebenarnya sudah direncanakan jauh sebelum hajatan Pemilihan Gubernur DKI Jakarta. Karena sejumlah pertimbangan dan hambatan waktu, maka pertemuan BKSP baru dapat dilaksanakan pada hari Selasa.
Heryawan menyatakan masalah banjir yang menghantui Ibukota Negara mustahil sanggup bisa diatasi sendirian oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tentu penyelesaiannya harus pula melibatkan pihak terkait di Jawa Barat. “Kita berharap pada pertemuan nanti, dapat menghasilkan solusi atas problem banjir di Jakarta. Apalagi Bogor sering disebut sebagai pengirim banjir, “katanya.
Menurut Heryawan masalah banjir akan menjadi salah satu topik utama dalam pertemuan BKSP tersebut, dan tentu saja BKSP tidak menampik persoalan besar lainnya seperti terkait arus penduduk, masalah pemukiman di perbatasan, lalu-lintas kendaraan, transportasi penduduk dan lapangan pekerjaan," tuturnya
Semua masalah seputar Jabodetabekjur akan dibahas sesuai dengan skala prioritas dan perencanaan yang matang. Karena sejumlah problematika lainnya seperti; tata ruang permukiman dan perumahan, serta perencanaan jalan pemukiman yang secara umum sebagai kawasan penyangga Ibukota Negara akan dibahas dan difokuskan untuk kawasan Bogor-Depok-Tangerang dan Bekasi.
Heryawan menambahkan, jutaan warga Jawa Barat dan Banten mencari nafkah dan melintasi Ibukota DKI Jakarta. Pada pagi hari membanjiri masuk Jakarta dan pada petang hari keluar Jakarta.
Hal tersebut tentu menjadi problem tatkala infrastruktur jalan dan transportasi tidak memadai. "Harus ada perhatian terkait dengan masalah infrastruktur jalan dan transportasi massal agar masyarakat mudah dalam beraktifitas," tuturnya.
Menurut Heryawan permasalahan di Jabodetabekjur sejatinya ditangani seseorang yang langsung ditunjuk Pemerintah Pusat, dengan segala wewenang dan fungsinya, sebagai seorang "Panglima" di kawasan tersebut. "Penting ditunjuk seseorang sebagai penanggungjawab agar pelaksanaan program bisa berjalan efektif," pungkasnya. (chris)
Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com

Tidak ada komentar