header_ads

Awal Tahun Kinerja Dukcapil Memble

Usai pergantian Tahun Baru, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil nampak kewalahan dalam melayani permintaan berkas kependudukan.

Kinerja petugas nampak tidak sigap dalam pelayanan e-KTP, mereka disibukan dengan perencanaan program kegiatan 2013 dan aokasi APBD yang akan diserap nantinya.

Pelayanan yang terkesan lamban dan tidak konsisten ini mencoreng pencitraan Pemerintah Kabupaten Bogor. Padahal, Kabupaten Bogor sempat memperoleh peringkat terbaik pertama pada tahun lalu.

Warga Ciampea yang enggan disebutkan namanya menuturkan kekecewaan setelah mengurus surat pindah, lantaran petugas diloket jumlahnya hanya tiga orang, sedangkan yang mengurus mencapai puluhan orang.

"Padahal banyak PNS disitu yang mondar mandir, malah tidak sedikit yang di kantin dan warung depan jalan. Lantas kerja mereka apa koq tidak ikut melayani warga," ungka dia.  

Sementara di Kota Bogor, warga terlihat penumpukan dan antrian di Kantor Dinas Pendudukan dan Catatn Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor dalam pengurusan E-KTP. 

Diduga Disdukcapil selaku penanggungjawab program e-KTP itu, tidak mempunyai program yang jelas dalam melakukan pendataan masyarakat.

Hal senada juga dikatakan, Priyanto warga Bogor Tengah, penyebab utama terjadinya penumpukan ini karena Disdukcapil dinilai belum siap untuk menjalankan program e-KTP ini.

"Kantor Disdukcapil dipadati pemohon e-KTP sehingga petugas kewalahan. Saya berharap, dalam pembuatan KTP kalau bisa seperti dahulu lagi di Kantor Kecamatan masing-masing," ujarnya.

Walikota Bogor mengevaluasi kinerja dari Kadis Disdukcapil tersebut. "Jangan karena program ini ditargetkan harus selesai di akhir 2011, contohnya sekarang ini, warga masih saja berbondong -bondong mengantre untuk membuat e-KTP," katanya. (yus)










Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.