header_ads

Musim Hujan Waspada Bencana

CIBINONG - Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Yous Sudrajat mengatakan selama musim hujan dimungkinkan terjadi bencana.

Tahun 2012 lalu tercatat ancaman tanah longsor sebanyak 48 kejadian, banjir sembilan kejadian, kebakaran 122 kejadian, angin kencang atau ribut atau puting beliung 100 kejadian dan 52 kejadian lainnya.

Disaat intensitas hujan meningkat, menyebabkan tanah mengalami erosi sehingga memicu terjadinya longsor. "Untuk longsor, BPBD telah memetakan ada daerah rawan longsor terdapat di 22 kecamatan dan 115 desa," katanya. 

Dirinya mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana karena saat ini telah memasuki musim penghujan, khususnya masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana.


"Selalu waspada pada sat musim hujan terutama pada saat curah hujan yang tinggi dalam waktu lama serta waspada terhadap mata air/rembesan dan kejadian longsor skala kecil di sepanjang lereng," pintanya.

Kejadian bencana pada umumnya terjadi di daerah perbukitan sehingga banyak menimpa masyarakat di daerah kaki bukit serta menghancurkan prasarana transportasi seperti jalan, jembatan, dan rel kereta api.

Upaya pencegahan untuk mengurangi dampak bencana tanah longsor dengan mengenali  daerah tempat tinggal kita sehingga jika terdapat ciri-ciri daerah rawan longsor kita dapat menghindar, memperbaiki tata air dan tata guna lahandaerha lereng, menanam pohon di daerah lereng dengan tanaman yang sistem perakarannya dalam (akar tunggang).
 

Tak hanya itu, upaya lainnya dengan cara menutup retakan-retakan yang timbul di atas tebing dengan material lempung untuk mencegah air masuk kedalam tanah.


Saat ini BPBD Kabupaten Bogor telah dilengkapi dengan Sistem Informasi yang bernama Satellite Disaster Early Warning System (SADEWA) yang bertempat di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor. 

Sistem Sadewa ini mampu memberikan balasan pesan singkat (SMS) ke BPBD apabila terjadi curah hujan yang ekstrim, sehingga Tim Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Bogor dapat mengantisipasi sedini mungkin kejadian yang akan menimbulkan kerusakan pada curah hujan ekstrim tersebut. (ice)






























Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com
 


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.