Ormas Bantu Korban Banjir
GUNUNG PUTRI - Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor dan sekitarnya, menyebabkan terjadinya banjir di permukiman warga.
Sejumlah wilayah Bogor tak luput dari dampak cuaca ekstrim, diantaranya Vila Nusa Desa Bojongkulur Kecamatan Gunung Putri, Desa Cikahuripan Kecamatan Klapanunggal dan Desa Sukajadi Kecamatan Cariu mengalami bencana banjir.
Tidak hanya pihak pemerintahan setempat yang peduli terhadap korban banjir, sebab masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Peduli Sesama (GPS) dan Yayasan Puri Cikeas (YPC) ikut terketuk hati untuk memberikan bantuan kepada para korban bencana itu.
"Kabar tentang terjadinya musibah banjir, membuat kami prihatin. Karena itulah, kami pun turun tangan untuk menyalurkan bantuan kepada para korban," ujar Ketua GPC-YPC Suratto Siswodihardjo.
Menurutnya kegatan ini sebagai wujud nyata bantuan dari GPS dan YPC untuk para korban bencana banjir di Desa Sukajadi Kecamatan Cariu. Pihaknya mengadakan pengobatan gratis, santunan dan pemberian bahan makanan.
"Kita adakan pengobatan gratis ini untuk meringankan beban para korban. Kita mengantisipasi agar penyakit-penyakit yang biasa terjadi di daerah banjir, bisa kita cegah. Harapannya, para korban tetap sehat, sehingga bisa beraktivitas untuk membersihkan rumah-rumah mereka yang terkena banjir," katanya.
Dia berharap, meskipun warga menjadi korban bencana banjir, namun mereka harus memiliki semangat gotong-royong, sehingga beban yang mereka derita menjadi lebih ringan. Sementara itu, selain mendatangi lokasi banjir di
Desa Sukajadi Kecamatan Cariu, Suratto Siswodihardjo juga mendatangi lokasi banjir di desa Bojongkulur Kecamatan Gunung Putri. Di sini, YPC dan GPS memberikan bantuan bahan makanan dan alat-alat kebersihan. (ken).
Tak hanya itu, hujan deras selama beberapa hari ini yang merendam perumahan Vila Nusa Desa Bojongkulur Kecamatan Gunung Putri dan warga Cikahuripan Kecamatan Klapanunggal hingga ketinggian air 2 meter.
Turut membantu meringankan beban warga, Tim Relawan Anton Sukartono Suratto (TRASS) pun kemudian bergerak untuk memberikan bantuan kepada warga yang terkena musibah banjir tersebut.
"Kita salurkan juga makanan untuk para korban. Kita berharap, mereka bisa memanfaatkan dengan baik bantuan yang datang dari masyarakat," katanya. (ice)
Editor: Michelle
Email: beritabogor2001@ gmail.com
Sejumlah wilayah Bogor tak luput dari dampak cuaca ekstrim, diantaranya Vila Nusa Desa Bojongkulur Kecamatan Gunung Putri, Desa Cikahuripan Kecamatan Klapanunggal dan Desa Sukajadi Kecamatan Cariu mengalami bencana banjir.
Tidak hanya pihak pemerintahan setempat yang peduli terhadap korban banjir, sebab masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Peduli Sesama (GPS) dan Yayasan Puri Cikeas (YPC) ikut terketuk hati untuk memberikan bantuan kepada para korban bencana itu.
"Kabar tentang terjadinya musibah banjir, membuat kami prihatin. Karena itulah, kami pun turun tangan untuk menyalurkan bantuan kepada para korban," ujar Ketua GPC-YPC Suratto Siswodihardjo.
Menurutnya kegatan ini sebagai wujud nyata bantuan dari GPS dan YPC untuk para korban bencana banjir di Desa Sukajadi Kecamatan Cariu. Pihaknya mengadakan pengobatan gratis, santunan dan pemberian bahan makanan.
"Kita adakan pengobatan gratis ini untuk meringankan beban para korban. Kita mengantisipasi agar penyakit-penyakit yang biasa terjadi di daerah banjir, bisa kita cegah. Harapannya, para korban tetap sehat, sehingga bisa beraktivitas untuk membersihkan rumah-rumah mereka yang terkena banjir," katanya.
Dia berharap, meskipun warga menjadi korban bencana banjir, namun mereka harus memiliki semangat gotong-royong, sehingga beban yang mereka derita menjadi lebih ringan. Sementara itu, selain mendatangi lokasi banjir di
Desa Sukajadi Kecamatan Cariu, Suratto Siswodihardjo juga mendatangi lokasi banjir di desa Bojongkulur Kecamatan Gunung Putri. Di sini, YPC dan GPS memberikan bantuan bahan makanan dan alat-alat kebersihan. (ken).
Tak hanya itu, hujan deras selama beberapa hari ini yang merendam perumahan Vila Nusa Desa Bojongkulur Kecamatan Gunung Putri dan warga Cikahuripan Kecamatan Klapanunggal hingga ketinggian air 2 meter.
Turut membantu meringankan beban warga, Tim Relawan Anton Sukartono Suratto (TRASS) pun kemudian bergerak untuk memberikan bantuan kepada warga yang terkena musibah banjir tersebut.
"Kita salurkan juga makanan untuk para korban. Kita berharap, mereka bisa memanfaatkan dengan baik bantuan yang datang dari masyarakat," katanya. (ice)
Editor: Michelle
Email: beritabogor2001@ gmail.com

Tidak ada komentar