Panwas Percepat Agenda Pemanggilan Aher
Diam - diam Panwaslu Jawa Barat mempercepat agenda pemanggilan Cagub incumbent Ahmad Heryawan yang berpasangan dengan Deddy Mizwar.
Terkait laporan resmi dari Tim Sukses Rieke-Teten, Panwaslu Jawa Barat semula akan memanggil terlapor Selasa (15/1/2013) besok, ternyata dipercepat pemanggilannya pada Minggu (13/1/2013) kemarin.
Hal ini membuat tidak sedikit pers yang terkecoh lantaran agenda itu dipercepat. Panitia Pengawas Pemilu Jawa Barat pernah menyatakan akan memanggil Ahmad Heryawan, terkait pengaduan kubu Rieke - Teten, atas dugaan mencuri start kampanye jelang Pilkada Jabar.
“Kami panggil pihak pelapor dan yang dilaporkan, Selasa minggu depan. Panwaslu akan menjatuhkan sanksi apabila Ahmad Heryawan terbukti terjadi pelanggaran", ucap Ketua Panwaslu Jabar, Ihat Subihhat, (7/1/2013) lalu.
Terkait laporan resmi dari Tim Sukses Rieke-Teten, Panwaslu Jawa Barat semula akan memanggil terlapor Selasa (15/1/2013) besok, ternyata dipercepat pemanggilannya pada Minggu (13/1/2013) kemarin.
Hal ini membuat tidak sedikit pers yang terkecoh lantaran agenda itu dipercepat. Panitia Pengawas Pemilu Jawa Barat pernah menyatakan akan memanggil Ahmad Heryawan, terkait pengaduan kubu Rieke - Teten, atas dugaan mencuri start kampanye jelang Pilkada Jabar.
“Kami panggil pihak pelapor dan yang dilaporkan, Selasa minggu depan. Panwaslu akan menjatuhkan sanksi apabila Ahmad Heryawan terbukti terjadi pelanggaran", ucap Ketua Panwaslu Jabar, Ihat Subihhat, (7/1/2013) lalu.
Tim Advokasi temui Panwas
Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jawa Barat kembali memanggil calon Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Kamis pagi, 10 Januari 2013. Namun, pada pemanggilan kedua ini, Heryawan hanya mengutus tim advokasi pemenangannya untuk menjelaskan tudingan kampanye terselubung di Cirebon pada Desember lalu.
Rapat pemanggilan itu dipimpin Ketua Panwaslu Jabar Ihat Subihat di kantornya mulai pukul 10.00 WIB. Ahmad Heryawan alias Aher diwakili oleh tiga orang dari Tim Advokasi Pemenangan Kampanye. "Hari ini kami bawa surat kuasa dengan tanda tangan Ahmad Heryawan," kata ketua tim perwakilan Aher, Sadar Muslihat, Kamis, 10 Januari 2013.
Menurut Sadar, Aher tak bisa datang karena sedang memenuhi undangan di Jatinangor lalu ke Karawang. Sebelumnya Aher berhalangan karena tengah berada di Bekasi.
Setelah disumpah akan memberikan pernyataan yang benar, anggota Panwaslu Jabar dan Panwas Cirebon bergantian mencecar tim Aher. Kurang dari 45 menit rapat klarifikasi berlangsung, sudah ada sekitar 50 pertanyaan yang terlontar.
Rapat pemanggilan itu dipimpin Ketua Panwaslu Jabar Ihat Subihat di kantornya mulai pukul 10.00 WIB. Ahmad Heryawan alias Aher diwakili oleh tiga orang dari Tim Advokasi Pemenangan Kampanye. "Hari ini kami bawa surat kuasa dengan tanda tangan Ahmad Heryawan," kata ketua tim perwakilan Aher, Sadar Muslihat, Kamis, 10 Januari 2013.
Menurut Sadar, Aher tak bisa datang karena sedang memenuhi undangan di Jatinangor lalu ke Karawang. Sebelumnya Aher berhalangan karena tengah berada di Bekasi.
Setelah disumpah akan memberikan pernyataan yang benar, anggota Panwaslu Jabar dan Panwas Cirebon bergantian mencecar tim Aher. Kurang dari 45 menit rapat klarifikasi berlangsung, sudah ada sekitar 50 pertanyaan yang terlontar.
Pertanyaannya dari agenda Aher saat di Cirebon pada 26 Desember 2012, kapasitas Aher apakah sebagai Gubernur atau calon Gubernur, hingga atribut kampanye yang dipakai? Tim Aher yang diwakili Sadar Muslihat sebagai juru bicara, menjawab satu per satu pertanyaan dengan singkat. Intinya, mereka membantah acara Aher di Cirebon saat datang ke Forum Kuwu sebagai kampanye terselubung. "Aher datang sebagai gubernur," katanya.
Namun, berdasarkan temuan Panwaslu, Aher datang dengan simbol sebagai calon gubernur. Diantaranya ada tim pemenangan yang ikut di acara tersebut, dan Aher memakai kemeja putih berkancing merah. Baju itu pakaian resmi pasangan Aher dan Deddy Mizwar. "Memang sulit memisahkan Aher sebagai gubernur dan calon gubernur," kata Sadar.
Sebelumnya, Dwi Subawanto, Ketua Tim Relawan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki, pada 2 Januari 2013 melaporkan ke Panwaslu Jabar. Isinya, Heryawan dituding mengumpulkan kuwu (kepala desa) se-Kabupaten Cirebon dan meminta dukungan dengan target 70 persen untuk memilih pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar. Selain itu, Heryawan menjanjikan bantuan dana sebesar Rp 100 juta per desa. (als)
= http:// www2. tempo. co /read/news/2013/01/10/058453364/Diduga-Curi-Start-Panwaslu-Panggil =
Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com
Namun, berdasarkan temuan Panwaslu, Aher datang dengan simbol sebagai calon gubernur. Diantaranya ada tim pemenangan yang ikut di acara tersebut, dan Aher memakai kemeja putih berkancing merah. Baju itu pakaian resmi pasangan Aher dan Deddy Mizwar. "Memang sulit memisahkan Aher sebagai gubernur dan calon gubernur," kata Sadar.
Sebelumnya, Dwi Subawanto, Ketua Tim Relawan Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki, pada 2 Januari 2013 melaporkan ke Panwaslu Jabar. Isinya, Heryawan dituding mengumpulkan kuwu (kepala desa) se-Kabupaten Cirebon dan meminta dukungan dengan target 70 persen untuk memilih pasangan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar. Selain itu, Heryawan menjanjikan bantuan dana sebesar Rp 100 juta per desa. (als)
= http:// www2. tempo. co /read/news/2013/01/10/058453364/Diduga-Curi-Start-Panwaslu-Panggil =
Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com

Tidak ada komentar