Program Highly Effective Leadership
KOTA BOGOR - Melalui program highly effective leadership menuju menajemen sekolah
melalui Good School Governance dalam penataan kurikulum sekolah dalam konteks lingkungan
hidup.
SDN Bantarjati 9 Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor menggelar workshop yang berlangsung selama tiga hari 10-12 Januari 2013 yang digelar di SDN Bantarjati 9 melibatkan 10 Sekolah Dasar binaan SSB Champions.
“Selama tiga hari sebanyak 30 peserta dari 10 sekolah binaan SSB mengikuti workshop 7 Habits atau tujuh kebiasaan, “ kata Kepala Sekolah SDN Bantarjati 9 Yayah Komariah di Kantornya, Senin (14/1/2013).
Sekolah ini merupakan satu –satunya SD di Jawa Barat yang telah dinobatkan menjadi Sekolah Sobat Bumi (SSB) Champions oleh Pertamina Foundation.
Yayah Komariah menambahkan workshop tujuh habits digelar bekerjasama dengan Pertamina Foundation dengan melibatkan 10 sekolah binaan SSB. “Setelah menyandang SSB Champions, SDN Bantarjati 9 wajib menjalankan empat pilar utama untuk mengembangkan mutu sekolah.
Empat pilar dimaksud, kata Yayah yakni Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Tenaga Pendidik melalui program highly effective leadership, menata menajemen sekolah melalui Good School Governance, menata kurikulum sekolah melalui Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dalam konteks lingkungan hidup (Education for Sustainable Development), dan menjalankan program ramah lingkungan di sekolah masing-masing.
Workshop ini diikuti oleh 30 peserta selain melibatkan 10 sekolah binaan SSB Champions juga dihadiri Dinas Pendidikan, DPRD, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH), Ketua MKKS, Pengawas, dan Humas Pemkot Bogor. “Fasilitator workshop Ibu Istikomah dari Dunamis Foundation,“ ujarnya.
Tujuh Habits dimaksud, jelas Yayah, kebiasaan pertama Jadilah Proaktif, kedua Merujuk pada Tujuan Akhir, ketiga Dahulukan yang Utama, kempat, Berpikir Menang-Menang kelima Berusaha untuk Memahami Terlebih dulu, Baru Dipahami, ke enam Wujudkan Sinergi, ketujuh Mengasah Gergaji.
Dia berharap dengan workshop 7 habits adanya peningkatan mutu pendidikan sesuai Perpres No : 22 tahun 2006 tentang Standar isi pendidikan Selain itu sangat sesuai dengan pendidikan Karakter. “Saya menilai Pendidikan Karakter akan terwujud jika 7 Habits dilaksanakan,” kata Yayah seraya menambahkan bahwa 7 Habits juga sesuai dengan ajaran agama Islam.
Sejumlah SD di Kota Bogor yang menjadi binaan SSB Champions SDN Bantarjati 9 yakni, SDN Cibuluh 1, SDN Sindangsari, SDN Bantarjati 6 SDN Polisi 1, SDN Semeru 1 SDN Lawang Gintung 2, SDN Gunung Batu 1 dan SDN Gunung Batu 2 dan SD Pertiwi.
Sementara itu fasilitator dari Dunamis Foundation Istikomah mengatakan, pelatihan 7 Habit ini sangat esensial bagi perkembangan karakter para guru yang melaksanakan program SSB Pertamina Foundation.
Melalui workshop diharapkan muncul pemikir-pemikir yang dahsyat untuk menjamin pelaksanaan program yang berkelanjutan. “Dengan proses belajar interaktif di kelas diharapkan dapat mengasah ketrampilan berfikir dan objektif, sehingga terbangun pembangunan pendidikan yang berkelanjutan” tegasnya. (eka)
Editor: Michelle
Email: beritabogor2002@ gmail.com
SDN Bantarjati 9 Kecamatan Bogor Utara Kota Bogor menggelar workshop yang berlangsung selama tiga hari 10-12 Januari 2013 yang digelar di SDN Bantarjati 9 melibatkan 10 Sekolah Dasar binaan SSB Champions.
“Selama tiga hari sebanyak 30 peserta dari 10 sekolah binaan SSB mengikuti workshop 7 Habits atau tujuh kebiasaan, “ kata Kepala Sekolah SDN Bantarjati 9 Yayah Komariah di Kantornya, Senin (14/1/2013).
Sekolah ini merupakan satu –satunya SD di Jawa Barat yang telah dinobatkan menjadi Sekolah Sobat Bumi (SSB) Champions oleh Pertamina Foundation.
Yayah Komariah menambahkan workshop tujuh habits digelar bekerjasama dengan Pertamina Foundation dengan melibatkan 10 sekolah binaan SSB. “Setelah menyandang SSB Champions, SDN Bantarjati 9 wajib menjalankan empat pilar utama untuk mengembangkan mutu sekolah.
Empat pilar dimaksud, kata Yayah yakni Kepemimpinan Kepala Sekolah dan Tenaga Pendidik melalui program highly effective leadership, menata menajemen sekolah melalui Good School Governance, menata kurikulum sekolah melalui Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) dalam konteks lingkungan hidup (Education for Sustainable Development), dan menjalankan program ramah lingkungan di sekolah masing-masing.
Workshop ini diikuti oleh 30 peserta selain melibatkan 10 sekolah binaan SSB Champions juga dihadiri Dinas Pendidikan, DPRD, Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH), Ketua MKKS, Pengawas, dan Humas Pemkot Bogor. “Fasilitator workshop Ibu Istikomah dari Dunamis Foundation,“ ujarnya.
Tujuh Habits dimaksud, jelas Yayah, kebiasaan pertama Jadilah Proaktif, kedua Merujuk pada Tujuan Akhir, ketiga Dahulukan yang Utama, kempat, Berpikir Menang-Menang kelima Berusaha untuk Memahami Terlebih dulu, Baru Dipahami, ke enam Wujudkan Sinergi, ketujuh Mengasah Gergaji.
Dia berharap dengan workshop 7 habits adanya peningkatan mutu pendidikan sesuai Perpres No : 22 tahun 2006 tentang Standar isi pendidikan Selain itu sangat sesuai dengan pendidikan Karakter. “Saya menilai Pendidikan Karakter akan terwujud jika 7 Habits dilaksanakan,” kata Yayah seraya menambahkan bahwa 7 Habits juga sesuai dengan ajaran agama Islam.
Sejumlah SD di Kota Bogor yang menjadi binaan SSB Champions SDN Bantarjati 9 yakni, SDN Cibuluh 1, SDN Sindangsari, SDN Bantarjati 6 SDN Polisi 1, SDN Semeru 1 SDN Lawang Gintung 2, SDN Gunung Batu 1 dan SDN Gunung Batu 2 dan SD Pertiwi.
Sementara itu fasilitator dari Dunamis Foundation Istikomah mengatakan, pelatihan 7 Habit ini sangat esensial bagi perkembangan karakter para guru yang melaksanakan program SSB Pertamina Foundation.
Melalui workshop diharapkan muncul pemikir-pemikir yang dahsyat untuk menjamin pelaksanaan program yang berkelanjutan. “Dengan proses belajar interaktif di kelas diharapkan dapat mengasah ketrampilan berfikir dan objektif, sehingga terbangun pembangunan pendidikan yang berkelanjutan” tegasnya. (eka)
Editor: Michelle
Email: beritabogor2002@ gmail.com

Tidak ada komentar