Ratusan CPNSD Honorer Resmi Dilantik
CIBINONG - Jadikan
peningkatan status dari tenaga honorer menjadi CPNS untuk meningkatkan prestasi, dedikasi dan loyalitas serta jaga
integritas.
Bertempat di Gedung Serba Guna II Bupati Bogor H. Rachmat Yasin melantik 194 tenaga honorer kategori I dilingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) didasarkan atas keputusan Bupati Bogor Nomor 821/ 41/ Kpts/Per – UU / 2013 tanggal 9 Januari 2013.
Ke- 192 CPNSD terdiri dari 9 tenaga kesehatan dan 183 tenaga teknis strategis yang ditempatkan di OPD Kabupaten Bogor. Mayoritas CPNS yang diangkat yaitu golongan I/a (82 orang) dan hanya 3 orang golongan III/a.
Pada kesempatan ini Bupati menegaskan bahwa penetapan menjadi CPNSD dari tenaga honorer sangat sulit dan panjang, “Tahapan penentuan tenaga honorer katagori satu cukup lama dan berjenjang, mulai verifikasi dan validasi, uji publik, quality insurance, hingga penetapan formasi dan NIP CPNS hingga penyerahan SK sekarang ini”, ujarnya.
Selain itu Bupati ingin setiap PNS terikat secara formal pada komitmen untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat dan menegakkan pakta integritas sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
“Jadikan peningkatan status dari tenaga honorer menjadi CPNS sebagai sumber motivasi untuk meningkatkan prestasi, dedikasi dan loyalitas serta jaga integritas, hindari penyimpangan hukum agar tetap selamat dan tidak tercela hingga masa purnabakti”, tegasnya.
Tak hanya itu Bupati berpesan kepada CPNS untuk selalu berdisiplin dan mempunyai etos kerja yang baik. “Pertama harus disiplin, tunjukan kinerja yang baik dan bersyukur selain itu PNS harus mempunyai etos kerja dan jadikan niat menjadi PNS adalah ibadah”, ujarnya.
Bupati pun ingin CPNSD yang sekarang dilantik tidak berpuas diri dan terus berpikir kedepan, “Jangan berpuas diri dengan golongan I/a, yang lulusan SD harus sekolah persamaan untuk naik SMP hingga SMA dan yang sudah SMA pun harus ikut kuliah agar kesejahteraan dapat terus meningkat”, ujarnya.
Tak hanya itu Bupati menjamin akan memberikan bantuan pendidikan melalui kerjasama dengan Dinas Pendidikan.
Penyerahan Surat Keputusan ini dihadiri oleh DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Hj. Nurhayanti, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (ice)
Editor: Michelle
Email: beritabogor2002@ gmail.com
Bertempat di Gedung Serba Guna II Bupati Bogor H. Rachmat Yasin melantik 194 tenaga honorer kategori I dilingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) didasarkan atas keputusan Bupati Bogor Nomor 821/ 41/ Kpts/Per – UU / 2013 tanggal 9 Januari 2013.
Ke- 192 CPNSD terdiri dari 9 tenaga kesehatan dan 183 tenaga teknis strategis yang ditempatkan di OPD Kabupaten Bogor. Mayoritas CPNS yang diangkat yaitu golongan I/a (82 orang) dan hanya 3 orang golongan III/a.
Pada kesempatan ini Bupati menegaskan bahwa penetapan menjadi CPNSD dari tenaga honorer sangat sulit dan panjang, “Tahapan penentuan tenaga honorer katagori satu cukup lama dan berjenjang, mulai verifikasi dan validasi, uji publik, quality insurance, hingga penetapan formasi dan NIP CPNS hingga penyerahan SK sekarang ini”, ujarnya.
Selain itu Bupati ingin setiap PNS terikat secara formal pada komitmen untuk memberikan pelayanan prima bagi masyarakat dan menegakkan pakta integritas sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
“Jadikan peningkatan status dari tenaga honorer menjadi CPNS sebagai sumber motivasi untuk meningkatkan prestasi, dedikasi dan loyalitas serta jaga integritas, hindari penyimpangan hukum agar tetap selamat dan tidak tercela hingga masa purnabakti”, tegasnya.
Tak hanya itu Bupati berpesan kepada CPNS untuk selalu berdisiplin dan mempunyai etos kerja yang baik. “Pertama harus disiplin, tunjukan kinerja yang baik dan bersyukur selain itu PNS harus mempunyai etos kerja dan jadikan niat menjadi PNS adalah ibadah”, ujarnya.
Bupati pun ingin CPNSD yang sekarang dilantik tidak berpuas diri dan terus berpikir kedepan, “Jangan berpuas diri dengan golongan I/a, yang lulusan SD harus sekolah persamaan untuk naik SMP hingga SMA dan yang sudah SMA pun harus ikut kuliah agar kesejahteraan dapat terus meningkat”, ujarnya.
Tak hanya itu Bupati menjamin akan memberikan bantuan pendidikan melalui kerjasama dengan Dinas Pendidikan.
Penyerahan Surat Keputusan ini dihadiri oleh DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Hj. Nurhayanti, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan (BKPP) serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). (ice)
Editor: Michelle
Email: beritabogor2002@ gmail.com

Tidak ada komentar