header_ads

Tim Aher Sibuk Bantah Curi Start

Akibat kampanye terselubung di Cirebon dan bernafsu ingin dipilih kembali, Ahmad Heryawan akhirnya dilaporkan ke Panwaslu.

Tentu saja atas laporan resmi itu Cagub Ahmad Heryawan terancam dipanggil Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Jawa Barat pekan depan.

Panitia Pengawas Pemilu Jawa Barat akan memanggil Ahmad Heryawan, terkait pengaduan kubu Rieke - Teten, atas dugaan mencuri start kampanye jelang Pilkada Jabar.

Ketua Panwaslu Jabar, Ihat Subihhat menjelaskan tim khusus Panwaslu Jabar sedang mempelajari gugatan dan bukti yang diajukan pihak Rieke Diah Pitaloka dan Teten Masduki. “Kami panggil pihak pelapor dan yang dilaporkan, Selasa minggu depan,” janjinya. 

Panwaslu akan menjatuhkan sanksi apabila Ahmad Heryawan terbukti terjadi pelanggaran.


Tim Aher kelimpungan

Mengetahui adanya laporan ke Panwaslu Jabar itu membuat Tim Advokasi Aher-Deddy Mizwar kelimpungan dan sibuk menggelar komunikasi dengan Ahmad Heryawan.

Kepada wartawan, Tim Advokasi Aher, Sadar Muslihat membantah tudingan yang dilontarkan Tim Rieke-Teten. Dirinya mengatakan Ahmad Heryawan datang sebagai Gubernur dalam undangan para kuwu (kepala desa) se-Cirebon. 

"Itu bukan kampanye terselubung, hanya spontanitas saja. Semua aduan itu sekedar kesalahpahaman yang biasa terjadi dalam dinamika politik," katanya.

Pihaknya siap memenuhi undangan Panwaslu dan telah menyiapkan sanggahan - sanggahan atas tuduhan melakukan kampanye dini sebagai calon gubernur Jawa Barat ketika bertemu ratusan kepala desa di Cirebon beberapa hari lalu.


Fakta temuan di Cirebon

Ahmad Heryawan yang berpasangan dengan Deddy Mizwar dilaporkan terkait dugaan kampanye terselubung di hadapan sekitar 300 kepala desa di Kabupaten Cirebon.

Tim Sukses Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat Rieke Dyah Pitaloka - Teten Masduki, Jumat (4/1/2013), resmi melaporkan calon gubernur bertahan Ahmad Heryawan ke Panwaslu Jawa Barat.

Menurut Waras Warsito dari Tim Sukses Rieke-Teten, dalam kegiatan di Cirebon itu, Ahmad Heryawan meminta sekitar 300 kepala desa se-Kabupaten Cirebon agar mendukungnya. Ahmad Heryawan juga menjanjikan akan memberikan bantuan uang sebesar Rp100 juta kepada semua kepala desa di Cirebon.

Dirinya menjelaskan pihaknya berharap Panwaslu dan KPU Daerah Jabar bertindak tegas terhadap siapapun juga kandidat yang melakukan pelanggaran. Apalagi pelanggaran ini dilakukan oleh calon gubernur bertahan. 


Waras Warsito berharap Pilakada Jabar berlangsung dengan jujur dan adil, agar menghasilkan gubernur yang kredibel dan bersih.(*Int)







Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com 






Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.