header_ads

Belasan Wanita Malam Terjaring Di Kemang



KEMANG - Belasan wanita malam terjaring dari rumah kost bersama pasangan kumpul kebonya.  

Puluhan Petugas gabungan yang berasal dari unsur Muspika Kecamatan Kemang dan Unit Narkoba Polres Bogor menggelar razia wanita malam, pengedar dan pengguna narkoba.

Operasi yang berlangsung, Jum'at (15/2/2013) malam, menelusuri kost dan kontrakan yang berada disudut perkampungan hingga kafe yang marak tumbuh subur di pelosok kawasan Kemang Bogor.

Diawali, menelusuri lorong Kemang Batas yang disinyalir sebagai tempat para wanita malam mengontrak rumah petak bersama pasangan diluar nikah. 


"Disini kita berhasil mengamankan empat pasangan kumpul kebo dan sebuah kamar kost yang dijadikan tempat pesta miras," kata Camat Kemang Wahyu Hadi.S didampingi Kapolsek Kemang dan Danramil di lokasi Rt 5/10 desa Kemang.

Sasaran selanjutnya mengarah ke lokasi sepanjang Jalan raya Parung, disini petugas  berhasil menjaring enam wanita malam yang tengah mangkal di warung kopi. 

"Saya mau dibawa kemana pak?," ujar seorang diantaranya dengan ekspresi pucat.

Tak jauh dari lokasi itu, seorang wanita berhasil dijaring saat sedang berjalan dilorong gang gelap menuju kafe - kafe yang berada di Kemang gudang, Kandang Babi, dan Empang yang bersebelahan dengan kuburan cina. 

Uniknya, meskipun lokasi kafe yang berlokasi dipekuburan, ternyata ornamen - ornamen yang dimiliki tempat hiburan itu tergolong lux. Tidak sedikit pengunjung bermobil mewah rela menghamburkan uang di tempat yang dijadikan sorga dunia itu.  

Selama operasi petugas belum berhasil menjaring pengedar maupun pemakai narkoba hingga operasi rampung digelar, pukul 02.00 dinihari. "Mereka akan kami serahkan kepada pihak Dinas Sosial Kabupaten Bogor untuk diberikan pembinaan lebih lanjut. Dan, dalam waktu dekat kami akan menggelar operasi yang sama agar kawasan Kemang bebas dari prostitusi," tambah Wahyu Hadi.S.

Menurutnya, operasi tersebut merupakan amanat dari Bupati Bogor untuk mengusung program Nobat (Nongol Babat). "Ini implementasi program Nobat yang dilakasanakan secara konsisten dan rutin di wilayah kerja kami," tandasnya.


Seorang wanita malam yang terjaring, Sefa (16), bukan nama sebenarnya, mengaku terpaksa bekerja di kafe hanya mencari uang tips. Dia pun tak bisa berkilah ketika petugas menanyakan apa hubungannya dengan lelaki yang tertangkap tangan sedang berduaan di dalam rumah kost. (als)





Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@ gmail.com




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.