Ketahanan Keluarga Prioritas Musrenbang Jabar
BANDUNG-Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Rabu (10/4/2013) di Hotel Horison
Bandung membuka Musrenbang Provinsi Jawa
Barat.
Pembukaan musrenbang tersebut, ditandai pemukulan gong sebanyak tiga kali disaksikan Plt. Sekda Jabar, Perry Soeparman dan Kepala Bappeda prov. Jabar, Deny Djuanda.
Musyawarah Pembangunan Tingkat Jawa Barat ini berlangsung sejak tanggal 9 April hingga 10 April dan diikuti kurang lebih 500 peserta terdiri dari Pimpinan DPRD Prov. Jabar, para anggota Forum Koordinasi Daerah, Para Bupati/walikota, Ketua Bappeda Se-Jabar, pimpinan OPD Provinsi Jawa Barat dan berbagai unsur masyarakat.
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dalam sambutannya menekankan pada pentingnya pembinaan kemasyarakatan terutama pada lembaga terkecil yaitu keluarga. "Saya berharap pada musrenbang ini diperhatinkan pula mengenai "Ketahanan Keluarga" dalam rangka menciptakan lingkungan masyarakat yang baik, pintanya.
Sehebat apapun kemajuan dibidang ekonomi dan bidang lainnya tidak akan ada artinya apabila ketahanan keluarga rapuh. Dari ketahanan keluarga yang rapuh itulah muncul persoalan-persoalan keluarga, seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, ujar Gubernur.
Oleh karena itu, Gubernur Ahmad Heryawan berharap pada proses musrenbang ini untuk Program 2014 diperhatikan masalah pembangunan ketahanan keluarga.
Menurut Plt Sekda Jabar, Perry Soeparman yang bertindak sebagai Ketua penyelenggara, musrenbang pada hari pertama, Selasa (9/4/2013) diawali sidang-sidang kelompok yang membahas usulan atau program OPD Prov. Jabar untuk Tahun 2014.
Pada hari Rabu (10/4/2013) dilakukan sidang paripurna dengan agenda diskusi akhir untuk menyepakati usulan yang telah dibahas dihari pertama. Rencana yang akan disepakati itu terdiri dari rencana untuk Tingkat Provinsi Jawa Barat dan rencana usulan untuk ke Tingkat Nasional. Bertindak sebagai key note speaker, Ketua Bappenas, Armida Alisyahbana. (dodo)
Pembukaan musrenbang tersebut, ditandai pemukulan gong sebanyak tiga kali disaksikan Plt. Sekda Jabar, Perry Soeparman dan Kepala Bappeda prov. Jabar, Deny Djuanda.
Musyawarah Pembangunan Tingkat Jawa Barat ini berlangsung sejak tanggal 9 April hingga 10 April dan diikuti kurang lebih 500 peserta terdiri dari Pimpinan DPRD Prov. Jabar, para anggota Forum Koordinasi Daerah, Para Bupati/walikota, Ketua Bappeda Se-Jabar, pimpinan OPD Provinsi Jawa Barat dan berbagai unsur masyarakat.
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dalam sambutannya menekankan pada pentingnya pembinaan kemasyarakatan terutama pada lembaga terkecil yaitu keluarga. "Saya berharap pada musrenbang ini diperhatinkan pula mengenai "Ketahanan Keluarga" dalam rangka menciptakan lingkungan masyarakat yang baik, pintanya.
Sehebat apapun kemajuan dibidang ekonomi dan bidang lainnya tidak akan ada artinya apabila ketahanan keluarga rapuh. Dari ketahanan keluarga yang rapuh itulah muncul persoalan-persoalan keluarga, seperti kekerasan terhadap perempuan dan anak, ujar Gubernur.
Oleh karena itu, Gubernur Ahmad Heryawan berharap pada proses musrenbang ini untuk Program 2014 diperhatikan masalah pembangunan ketahanan keluarga.
Menurut Plt Sekda Jabar, Perry Soeparman yang bertindak sebagai Ketua penyelenggara, musrenbang pada hari pertama, Selasa (9/4/2013) diawali sidang-sidang kelompok yang membahas usulan atau program OPD Prov. Jabar untuk Tahun 2014.
Pada hari Rabu (10/4/2013) dilakukan sidang paripurna dengan agenda diskusi akhir untuk menyepakati usulan yang telah dibahas dihari pertama. Rencana yang akan disepakati itu terdiri dari rencana untuk Tingkat Provinsi Jawa Barat dan rencana usulan untuk ke Tingkat Nasional. Bertindak sebagai key note speaker, Ketua Bappenas, Armida Alisyahbana. (dodo)

Tidak ada komentar