header_ads

Penumpang Atap Gerbong Rusak Stasiun Depok


Rencana PT KAI menghapus KRL Ekonomi berbuntut kekecewaan para pelanggan.

Sejumlah penumpang KRL Ekonomi jurusan Jakarta Bogor nampaknya enggan menempati gerbong yang disediakan bersikukuh menaiki atap gerbong. Padahal, sejak di Stasiun Manggarai sudah diperingatkan para petugas.

Tak hanya itu, sejumlah penumpang itu nekad melakukan pelemparan ke sejumlah bamgunan yang ada di Stasiun Citayam dan Depok Baru, Senin (8/14/2013). Akibatnya kaca pada lantai dua bangunan Stasiun Depok pecah oleh lemparan batu tersebut.

Para saksi mata menyebutkan, petugas sudah melakukan peringatan kepada para penumpang yang nekad naik diatas gerbong, tapi mereka tidak mengindahkan peringatan itu. 

Bahkan, di Stasiun Depok, beberapa diantaranya turun mengambil bebatuan dan kembali naik ketas gerbong. Setelah KRL Ekonomi kembali melaju, mereka pun melempari bangunan lantai dua.

Hal ini buntut kekecewaan penumpang atas rencana penghapusan KRL Ekonomi. Direktur Utama PT Kereta Api Commuter Jabodetabek, Tri Handoyo menyatakan keputusan penghapusan KRL Ekonomi diambil untuk meningkatkan pelayanan. 

Menurut dia, kondisi KRL yang sudah tidak layak sangat berbahaya dan berisiko tinggi pada keselamatan dan keamanan penumpang.

Kebijakan PT Kereta Api untuk menghapus KRL Ekonomi mendapat penolakan. Lembaga Perlindungan Konsumen Swadaya Masyarakat (LPKSM), mengirim somasi kepada PT KA agar menghentikan rencana penghapusan kereta kelas ekonomi jurusan Bekasi-Jakarta Kota dan Serpong-Tanah Abang pada 1 April 2013 dan KRL Ekonomi lintas Bogor pada 1 Juni 2013.

Sebeleumnya, Ketua LPKSM, David Tobing, mengatakan somasi sudah dikirimkan siang tadi. Menurutnya PT KA sebagai penyelenggara perkeretaapian KRL Ekonomi harus mengutamakan kewajiban pelayanan publik sebagaimana yang diamanatkan dalam Perpres 53/2012. 


Dalam somasi tersebut mereka menegaskan apabila PT KA tetap menghapus KRL Ekonomi non AC, maka LPKSM akan menempuh jalur hukum.  (chris)







Editor: Alsabili
Email: beritabogor2002@gmail.com

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.