Peyeum Puncak Dirazia
MEGAMENDUNG - Peuyeum Puncak dirazia, warga Bogor apresiasi Satpol PP.
Belasan Pekerja Seks Komersial (PSK) kawasan Puncak Bogor dan Ciawi dijaring petugas gabungan Satpol PP Kabupaten Bogor dan Polres Bogor, Jum'at (14/4/2013)
Mereka yang biasa diberi julukan 'ayam puncak' dan 'peuyeum puncak' ini tak bisa berkutik saat petugas menghampiri dan mepertanyakan identitas diri. Bahkan, diantaranya ada yang nekat melarikan diri bersama tamu dan germo menggunakan sepeda motor.
Kawasan wisata yang menjadi primadona para wisatawan domestik dan internasional ini kerap dijadikan ajang mesum oleh lelaki hidung belang. Pasalnya, hotel kelas melati hingga vila - vila yang disewakan tarifnya relatif terjangkau dan lemah pengawasan petugas.
Kepala Dinas Satpol PP Kabupaten Bogor Dace Supriyadi menegaskan di wilayah kabupaten Bogor tidk dibenarkan adanya usaha tempat hiburan malam, apalagi dijadikan sebagai tempat kemaksiatan, sehingga petugas melakukan operasi membersihkannya..
Tak hanya itu, petugas juga menyisir Hotel M-One yang memiliki fasilitas Pub dan Karaoke. "Kami akan terus menggelar operasi ini ke wilayah Citeureup, Cibinong dan sekitarnya. Masyarakat kabupaten Bogor sudah berkali - kali mendesak Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mewujudkan bumi Bogor sebagai wilayah yang berbudaya, berdaya menuju sejahtera," tambahnya.
Terpisah, Ketua GPPP Bogor Raya, Rahmat Gunawan memberikan apresiasi yang setinggi - tingginya kepada petugas Satpol PP dan Polres Bogor yang konsisten menegakkan Perda ketertiban umum.
"Kami memberikan apresiasi setinggi - tingginya atas operasi yang digelar untuk memberikan kesan positif terhadap pencitraan wilayah kabupaten Bogor yang bersih dari segala bentuk kemaksiatan," katanya kepada Berita Bogor, Kamis, (18/4/2013). =als

Tidak ada komentar