Pilkades Desa Bojong Minta Diulang
Para pendukung Calon Kepala Desa Bojong yang kalah dalam pemilihan Kepala Desa mendatangi kantor Camat Klapanunggal.
Massa menuntut agar Pilkades Bojong diulang lantaran tidak demokratis dan penuh dengan kecurangan. Selain itu, massa menuding pihak panitia Pilkades Bojong Kecamatan Klapanunggal telah menerima suap dari calon yang memenangkan Pilkades Bojong agar bisa mengikuti pelaksanaan Pilkades. Padahal calon tersebut secara administrasi tidak memenuhi persyaratan.
“Pihak Kecamatan sudah menjanjikan kepada kami bahwa permasalahan ini akan diselesaikan dalam waktu tiga hari. Tapi kenyataannya sudah hampir satu minggu belum ada jawaban apapun dari pihak Kecamatan,” kata tim sukses Suryadi Kusuma, Cecep Bahtiar, Kamis (4/4/2013).
Kami dengan massa pendukung, tambah dia, menuntut dan mendesak kepada Camat Klapanunggal untuk segera membuat keputusan, karena kalau dibiarkan seperti ini terus, terkesan pihak kecamatan, BPD dan Ketua panitia Pilkades Desa Bojong tidak bertanggung jawab.
Menurut dia, proses Pilkades Bojong tidak berjalan secara demokratis dan adil. Pasalnya banyak anggota panitia yang merupakan pendukung salahsatu calon yang merupakan incumbent. Selain itu, pihaknya juga mencurigai adanya tindak penyuapan yang dilakukan salahsatu calon kepada panitia dan pihak kecamatan.
“Sampai saat ini Ketua Panitia Pilkades Bojong, Komarudin tidak berani bertemu dengan warga dan menjelaskan kondisi sebenarnya. Ini sudah jelas ada rekayasa serta manipulasi data yang dilakukan oleh Panitia. Kalau Ketua Panitia tetap tidak bisa dihadirkan maka kami akan terus melakukan aksi unjuk rasa sampai tuntutan kami direalisasikan,” tuturnya.
Sementara itu, Camat Klapanunggal, Asep Mulyana mengatakan tudingan suap pendukung Suryadi Kusuma terhadap pihak Kecamatan Klapanunggal sepenuhnya tidak benar. Jika memang hal itu bisa dibuktikan, Asep mengaku siap dituntut oleh pihak yang merasa dirugikan.
“Camat dalam masalah ini tidak punya kewenangan dan saya tegaskan saya tidak pernah menerima apapun dari salahsatu calon. Untuk menyelesaikan permasalahan ini, saya bersama dengan kepala dusun dan pendukung Suryadi sudah datang ke Bupati untuk menyampaikan surat dan aspirasi warga,” tegasnya.
Kita tinggal menunggu keputusan Bupati, lanjutnya, dan tidak benar kalau pihak kecamatan melakukan pembiaran terhadap masalah ini. Kami sudah melakukan semua sesuai prosedur. (has)

Tidak ada komentar