header_ads

Optimalkan Pariwisata Melalui Kearifan Lokal

BANDUNG - Potensi pariwisata di wilayah Jawa Barat perlu dioptimalkan dalam bentuk kearifan lokal.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, Nunung Sobari mengatakan zamrud khatulistiwa adalah sebutan yang sangat tepat untuk menggambarkan kekayaan alam dan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia yang banyak tersebar luas dan membentang dari Sabang sampai Merauke.

“Tanah Pasundan (Jawa Barat) tercipta ketika Tuhan tersenyum” merupakan gambaran yang pas dari potensi dan kondisi yang dimiliki oleh Jawa Barat yang memiliki Sumber Daya Alam dan budaya yang berlimpah," katanya di Bandung, Rabu (19/6/2013).

Pegunungan, lanjut dia, hutan, laut, sungai, termasuk seni budaya. alam, flora dan fauna, peninggalan purbakala, peninggalan sejarah, seni dan budaya termasuk SDM yang dimiliki Jawa Barat, merupakan sumber daya dan modal pembangunan khususnya bidang kepariwisataan. 

Menurutnya pembangunan dan pengembangan daya tarik wisata ke depan perlu didasarkan atas empat pilar pembangunan nasional seperti di dalam “fourth track strategy” yaitu pembangunan pariwisata diperuntukkan bagi pertumbuhan ekonomi (pro-growth).

"Melalui penciptaan lapangan kerja seluas-luasnya untuk masyarakat (pro-job), serta berpihak pada kepentingan masyarakat kurang mampu (pro-poor) dan pembangunan pariwisata yang ramah lingkungan (pro-environment) termasuk pelestarian niali-nilai budaya. Fourth Track Strategy," jelasnya.

Bentuk yang harus dilakukan , pesan dia, dengan cara memanfaatkan lingkungan secara lestari, melibatkan masyarakat secara aktif.memiliki unsur pendidikan, pembelajaran dan rekreasi meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan memberikan sumbangan positif terhadap pembangunan ekonomi daerah.

"Pemahaman tentang pentingnya membudayakan SADAR WISATA dan SAPTA PESONA dalam pengembangan kepariwisataan di destinasi pariwisata Jawa Barat, sehingga pada akhirnya diharapkan para remaja dimaksud dapat memberikan kontribusi positif terhadap perkembangan pariwisata di daerahnya dan sebagai duta wisata Jawa Barat pada situasi dan kondisi tertentu," katanya.

Untuk itu, tambahnya, maka masing-masing harus berusaha agar sikap, tingkah laku, perbuatan dan cara hidup kita sehari-hari mencerminkan unsur-unsur yang terkandung dalam SAPTA PESONA, yakni secara sadar, teratur, berencana serta berperan aktif dalam memelihara keamanan, memelihara ketertiban umum, menjaga kebersihan, membantu program penghijaun, menciptakan lingkungan yang indah emperlihatkan sikap ramah-tamah, serta menyajikan kenangan yang indah. (noer)
 



Editor: Syaifullah
Email: redaksiberitabogor@gmail.com



PEMBERITAHUAN PENTING

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.