header_ads

HUT Ke-131 RSMM

KOTA -  Peringati Hut gelar rangkaian kegiatan bersama warga.

Ratusan insan kesehatan dan keluarga besar Rumah Sakit Marzoeki Mahdi (RSMM) turun ke kampung untuk melakukan gerak jalan santai memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) RSMM ke 131 tahun 2013

Gerak jalan yang menelusuri perkampungan diwilayah Bogor Barat menempuh jarak sekitar 2 km ini dilepas Direktur Sumber Daya Pendidikan RSMM Rachmadisyah Mansur, Minggu (20/6/2013)

Antusias keluarga besar RSMM mengikuti gerak jalan santai luar biasa, sejak pukul 06.00 pagi mereka sudah berkumpul di halaman Rumah Sakit. Pelepasan gerak jalan baru dilakukan sekitar pukul 07.00 wib di RSMM   Sedangkan rute yang ditempuh para peserta menelusuri sekitar rumah sakit, dan kembali Finish di RSMM.

Suasana penuh keakraban keluarga besar RSMM terlihat dalam acara tersebut. Maklum, dalam acara gerak jalan santai mereka membawa keluarganya.  Sesampainya di finish mereka menggelar makan bersama di halaman di belakang RSMM.  Tak hanya itu  puluhan doorprize pun dibagikan untuk peserta gerak jalan yang beruntung.

Gerak jalan santai keluarga besar RSMM ini rutin dilakukan setiap tahun bertepatan dengan Ulang Tahun RSMM, “ kata Abdul Farid Patuti selaku Ketua Panitia HUT RSMM ke 131 yang didampingi Humas Panitia HUT RSMM ke 131  R. Moh Agus Barokah.


Tujuannya, kata Farid, sebagai ajang silaturahmi keluarga besar RSMM sehingga bisa saling mengenal satu sama lainnya.  Selain itu melalui gerak jalan santai untuk mengakrabkan diantara sesama karwayan, pimpinan, dan keluarganya.

Lebih lanjut Farid mengatakan, rangkaian kegiatan HUT RSMM ke 131 diisi dengan berbagai  kegiatan lomba, seminar, dan kegiatan kerohanian  berupa Tabligh Akbar.  Berbagai kegiatan akan berlanjut hingga 17 Agustus bertepatan memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia.



Balon bernilai jutaan rupiah 

Hadiah uang senilai Rp 1.310.000, sengaja diberikan kepada masyarakat yang bisa menemukan balon, sesuai usia 131 RSMM,  tepat pada tanggal 1 Juli 2013.

Dirut RSMM dr.Erie  Dharma Irawan Sp.Kj mengutarakan panjang lebar tentang sejarah perkembangan RSMM Bogor.  Pada tanggal  1 Juli 1882 pemerintah Hindia Belanda meresmikan Hetkrankzinigengestich te Buitenzorg sebagai RSJ pertama di Indonesia, berdasar SK Kerajaan Belanda no 100, th 1885.  

Hal tersebut, kata dr. Erie Dharma,  dimaksudkan untuk memperbaiki sistem perawatan pasien gangguan jiwa dimana sebelumnya mereka dirawat di RSU, RS Tentara, Penjara, Kantor Polisi dengan cara perawatan dikurung menjadi perawatan di RS Jiwa dengan pendekatan lebih manusiawi.

Seiring perjalanan waktu menjadi roadmap, peran rumah sakit yang merupakan sejarah dan dasar untuk perbaikan pelayanan kesehatan jiwa terhadap masyarakat.   RSJ berubah nama menjadi RSMM pada 16 April 2002 melalui SK Menkes No. 266.    Dr. Marzoeki Mahdi adalah Direktur Pribumi pertama di RSJ Bogor. Melalui SK Menkeu no 279 tanggal 21 Juni 2007 dan SK Menkes no 756 tanggal 26 Juni 2007,  RSMM ditetapkan menjadi RS BLU (Badan Layanan Umum)

Erie memaparkan, sudah banyak kiprah yang diawali di RSJ Bogor, seperti seminar Kesehatan Jiwa pertama, dan saat itu dicetuskan semboyan Tri Upaya Bina Jiwa yaitu pelayanan  kesehatan jiwa yang terdiri dari 3 upaya yakni upaya Promotif, dan Preventif, upaya kuratif, upaya rehabilitatif. (yan)





Editor: Syaifullah
Email: redaksiberitabogor@gmail.com


Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.