header_ads

Arus Balik Mudik

Memasuki H+1, suasana arus balik penumpang mulai ramai. 

Ribuan penumpang sudah berdatangan ke Terminal Leuwipanjang. 

Menurut penuturan Kepala Terminal Leuwi Panjang, Erik Sudjana melalui petugas jaga Rano Andika, di H+1, lonjakan penumpang baru terjadi pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB.

Diprediksi puncak balik akan terjadi di H+1 atau H+2. Terkait dengan persiapan arus balik, armada bus untuk seluruh jurusan kini sudah siap. 


Sementara, Kepala Terminal Cicaheum Dishub Kota Bandung, Jujun Juanda dalam keterangan pers, Mengatakan dari H+1, pihak Terminal Cicaheum menghimbau agar armada bus segera  jemput bola untuk  melayani pemudik yang akan  datang melalui Terminal
Cicaheum.

Kendaraan diarahkan berangkat ke beberapa tujuan tertentu yang diperkirakan akan terjadi lonjakan arus  balik. Menueur Jujun, kedatangan arus balik yang akan datang ke Terminal Cicaheum untuk bus dari Jateng dan Jatim masih menggunakan bus malam.

Puncak arus  balik diperkirakan H+3, baik untuk AKDP dan AKAP. Atas himbauan tersebut, dari  Terminal Cicaheum, bus  membawa penumpang seadanya. Penumpang yang berangkat dari Terminal Cicaheum kalau ada juga. Merupakan penumpang lokal.

Jumlah penumpang di arus balik, diperkirakan  akan lebih banyak. Dibandingkan arus mudik karena pada situasi mudik masih ada yangmenggunakan mudik dengan menggunakan mudik  gratis.

Jujun, dalam bagian lain keterangannya mengatakan untuk bus AKDP, di hari lebaran masih ada yang berangkat mudik ke beberapa tujuan di Jabar. Khusus untuk AKAP, untuk melayani pemudik di arus balik,  jumlah bus yang diarahkan untuk jemput bola sebanyak 220 unit.

Untuk bus cadangan, baik dalam suasana mudik maupun balik, Damri tidak diturunkan, yang diturunkan, yang diturunkan sebagai cadangan hanya bus pariwisata. Damri, ujar Jujun  hanya untuk Indramayu dan Kuningan. (rsd)






 

Sumber: Humas Pemprov Jawa Barat
Editor: Handi Rsd
Email: redaksiberitabogor@gmail.com




Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.