header_ads

Ditemukan Jenazah Di Hutan Gunung Salak

Jenazahnya dievakuasi ke rumah sakit Sekarwangi Cibadak

Sejumlah pendaki gunung Salak tanpa disengaja menemukan sosok jenazah laki - laki tanpa identitas. 

Jasad yang mengenakan kemeja kotak-kotak, celana biru dongker dan memakai sandal jepit hitam itu diperkirakan sosok itu berusia 30-35 tahun,

Jasad tersebut terbujur kaku dengan posisi telungkup di lintasan jalur pendakian menuju puncak gunung  yang merupakan kawasan Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). di lintasan jalur pendakian menuju Puncak Gunung Salak dari arah Bogor.

Mendengar laporan adanya jasad di gunung salak, petugas segera melakukan evakuasi dan jasad dibawa ke RSUD Sekarwangi Kecamatan Cibadak Kabupaten Sukabumi, Jumat (9/8/2013). "Ditemukan pula barang berupa  uang sebesar Rp14 ribu pecahan Rp10 ribu dan Rp2.000 sebanyak 2 lembar. Jenazahnya sudah dievakuasi ke rumah sakit Sekarwangi Cibadak,” kata petugas jaga Polsek Cidahu,  Briptu Juanda. 



Jenazah di gunung Pangrango


Pendakian gunung memang penuh resiko, bila tidak memiliki kesiapan fisik dan mental maka nyawa adalah taruhannya. 

Bulan Juli 2013 lalu juga ditemukan jasad laki - laki yang sudah menjadi tengkorak. 

Saat itu warga pencari burung dan hewan liar di kaki Gunung Gede Pangrango kawasan Kampung Balekambang, perbatasan Desa Cibereum dan Desa Citeko, Kecamatan Cisarua Bogor, geger menyusul penemuan atas sesosok mayat yang kondisinya suda membusuk.

Mayat berkelamin laki-laki tersebut, sudah tinggal tengkorak. Jasad yang belum pasti penyebab ini, ditemukan. sekitar pukul 17:00. Saat itu, pencari burung sedang berburu di daerah Gunung Pangrango. Saat melintas di Bukit Sukabeteh, mereka dikejutkan dengan sesosok mayat yang terlentang di hamparan sungai.

Atas informasi tersebut, warga sekitar lokasi kemudian melapor kepada aparat wilayah setempat. Ujung bukit Balekambang disisir petugas, guna menggali data darimana arah datangnya jasad. Waktu 2 sampai 3 jam hasil penelusuran dengan jalan kaki.
 

Saat dievakuasi, kondisi mayat sudah menjadi tengkorak dan tulang berulang. Berdasarkan olah TKP, mayat diketahui mengenakan jaket coklat, celana hitam mirip celana jeans dan sedikit rambut yang sudah beruban yang menempel di tengkorak kepala korban.

Kapolsek Cisarua, Kompol Hadi Santoso, Minggu (1/7/2013) lalu, mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan identifikasi berikut mencari identitas mayat. Untuk keperluan otopsi, mayat kemudian dilarikan ke RS Kramatjati Jakarta Timur. (als/ypsule/d)








Editor: Alsabili
Email: redaksiberitabogor@gmail.com







Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.