header_ads

Renstra Pembangunan Jawa Barat 2013-2018

BANDUNG - Program pembangunan Jawa Barat belum banyak inovasi.

Rencana Strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat 2013-2018 masih seputar bidang pendidikan, kesehatan, perekonomian, pembangunan infrastruktur dan tata kelola pemerintahan.


Hal ini disampaikan Gubernur Ahmad Heryawan, Sabtu (17/8/2013). Menurutnya, di bidang pendidikan akan direalisasikan pendidikan gratis dari SD sampai SLTA, wajar dikdas 9 tahun, dan rencana membangun 20 ribu ruang kelas baru.


Disamping akan ada bantuan bagi mahasiswa miskin, beasiswa untuk pemuda, tenaga medis  keluarga atlet berprestasi dan keluarga guru, beasiswa governoor list, pengubahan 4 PTS menjadi PTN serta program jaminan mutu bagi para dosen dan lulusan Perguruan Tinggi.


Di bidang kesehatan, lanjut Gubernur, program yang disiapkan yaitu peningkatan pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas dan Puskesmas Poned, revitalisasi posyandu dan dana operasional kader posyandu. Begitupun penambahan penyediaan dokter, bidan dan tenaga medis di Puskesmas dan RSUDN. Juga, penyediaan fasilitas rawat gakin pada rumah sakit di 4 wilayah serta pencegahan dan peningkatan pelayanan bagi penderita HIV/AIDS, TBC, Nafza dan kesehatan jiwa.


Gubernur menambahkan, untuk membangun perekonomian yang kokoh, disiapkan program revitalisasi pasar tradisional, pembukaan lapangan kerja untuk penyandang cacat, bantuan perijinan UKM, melanjutkan program KCR, mencetak 100.000 wirausahawan baru serta perluasan 2 juta orang tenaga kerja.


Terkait upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan disiapkan program aplikasi cyber system, reformasi kelas dunia dengan penerapan sistem manajemen mutu untuk seluruh OPD, program 300 Doktor terapan luar negeri. Penerapan sistem RKPD online, sertifikasi Ormas, fasilitasi pengembangan wilayah Selatan dan Utara serta BUMD quick profit untuk peningkatan PAD.


Sementara untuk Pembangunan infrastruktur, disiapkan rencana sebagai berikut : pembangunan Bandung Intra Urban Toll Road, pembangunan jalan lintas cepat di beberapa wilayah di Bandung raya, peningkatan infrastruktur transportasi ke sentra industri, pertanian dan wisata, pengembangan transportasi masal perkotaan di daerah perbatasan DKI dan Bandung raya serta percepatan pembangunan jalan tol.


Tak hanya itu Gubernur juga menyinggung program penanganan traffiking, dukungan fasilitas bagi kaum difable, pembangunan plasa terbuka untuk kreativitas dan gelar budaya di Kabupaten/Kota, pembangunan stadion di Kabupaten/Kota, dukungan penyelenggaraan PON tahun 2016 serta revitalisasi budaya yang hampir punah.(noer)






Rilis Humas Pemprov Jawa Barat
Editor: Handi Rsd
Email: redaksiberitabogor@gmail.com





Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.