Kirab Bendera PBB Untuk Rekor MURI
KOTA - SMP Andigha Kirab 193 Bendera Negara PBB.
Sebanyak 193 bendera anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikirab oleh ratusan siswa SMP Taruna Andigha, Kamia (24/10/2013).
Parade bendera negara – negara anggota PBB ini digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Perserikatan Bangsa – Bangsa, sekaligus untuk memecahkan Rekor MURI.
Kirab reflika bendera negera-negara PBB ini mengambil Start di Kampus SMP Taruna Andigha Jl. Veteran No. 46 Kota Bogor, dengan rute, jembatan merah, Paledang, Balaikota, Gedung DPRD Kota Bogor, Kantor Batu, Taman Topi, jembatan merah dan finish kembali ke SMP Taruna Andigha.
Pelepasan kirab dilakukan oleh Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bogor Azrin Syamsudin mewakili Walikota Diani Budiarto, Sekretaris Dinas Pendidikan Ipendi Suhendri, serta dihadiri pula Walikota Bogor terpilih Bima Arya Sugiarto.
Walikota Diani Budiarto dalam sambutannya disampaikan Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Azrin Syamsudin menilai, bahwa kegiatan ini bagian dari kegiatan pembelajaran guna meningkatkan wawasan para siswa SMP Taruna Andigha mengenai negara-negara anggota PBB serta mengenai PBB sendiri sebagai lembaga dunia.
Diharapkan, kegiatan ini bisa meningkatkan rasa keingintahuan dan rasa kepedulian para pelajar terhadap isu-isu global yang berkembang.
“Kita berharap, kemajuan yang berkembang dalam masyarakat dunia, dapat menjadikan para siswa mau mawas diri dan mau berupaya untuk meningkatkan kemampuan dirinya agar dapat bersaing, tidak hanya di skala nasional tapi juga dilingkup dunia,“ harapnya.
Walikota Bogor terpilih Bima Arya Sugiarto mengingatkan, bahwa kegiatan ini jangan hanya sebatas upacara dan pemecahan Rekor MURI, tetapi harus dipahami dari subtansi dari acara ini.
Lalu kenapa dunia memerlukan PBB ?, tanya Bima kepada ratusan siswa yang hadir. Dunia memerlukan PBB untuk perdamaian. “Kita punya tiga identitas yakni sebagai warga Bogor, rakyat Indonesia dan dunia. Namun, kita harus bangga menjadi warga Bogor, kita harus cinta kepada Indonesia,“ tukasnya.
Bima Arya menegaskan, para pelajar Bogor harus mampu bersaing dengan pelajar – pelajar dari luar negeri. “ Makanya, kita harus buktikan kepada dunia, bahwa pelajar Bogor tidak akan kalah. Pelajar Kota Bogor harus siap mengharumkan kotanya di mata Internasional, “ tandas Bima.
Sementara itu, Pembina Yayasan Ibnu Hajar Andi Surya Wijaya menyampaikian apresiasi terhadap SMP Taruna Andigha yang akan berupaya memecahkan Rekor MURI. “InsyaAllah penghargaan MURI akan disegera di peroleh,“ imbuhnya.
Pada kesempatan itu Andi berharap kepada Walikota Bogor terpilih nanti bisa lebih mengoptimalkan lagi sekolah swasta yang ada di Kota Bogor. “ InsyaAllah potensi –potensi anak bangsa ini kelak nanti akan menjadi pemimpin bangsa ini,” kata dia.
Kepala Sekolah SMP Taruna Andigha Huday Nurjaman menambahkan, SMP Taruna Andigha ingin menorehkan sejarah melalui pemecahan Rekor MURI “Dengan memperingati Hari PBB, Kita ukir sebuah prestasi kemudian kita serukan perdamaian dunia,” pungkasnya. (EKA)
Editor: MICHELLE
Email: beritabogor@gmail.com
Sebanyak 193 bendera anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dikirab oleh ratusan siswa SMP Taruna Andigha, Kamia (24/10/2013).
Parade bendera negara – negara anggota PBB ini digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Perserikatan Bangsa – Bangsa, sekaligus untuk memecahkan Rekor MURI.
Kirab reflika bendera negera-negara PBB ini mengambil Start di Kampus SMP Taruna Andigha Jl. Veteran No. 46 Kota Bogor, dengan rute, jembatan merah, Paledang, Balaikota, Gedung DPRD Kota Bogor, Kantor Batu, Taman Topi, jembatan merah dan finish kembali ke SMP Taruna Andigha.
Pelepasan kirab dilakukan oleh Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Bogor Azrin Syamsudin mewakili Walikota Diani Budiarto, Sekretaris Dinas Pendidikan Ipendi Suhendri, serta dihadiri pula Walikota Bogor terpilih Bima Arya Sugiarto.
Walikota Diani Budiarto dalam sambutannya disampaikan Asisten Administrasi Kemasyarakatan dan Pembangunan Azrin Syamsudin menilai, bahwa kegiatan ini bagian dari kegiatan pembelajaran guna meningkatkan wawasan para siswa SMP Taruna Andigha mengenai negara-negara anggota PBB serta mengenai PBB sendiri sebagai lembaga dunia.
Diharapkan, kegiatan ini bisa meningkatkan rasa keingintahuan dan rasa kepedulian para pelajar terhadap isu-isu global yang berkembang.
“Kita berharap, kemajuan yang berkembang dalam masyarakat dunia, dapat menjadikan para siswa mau mawas diri dan mau berupaya untuk meningkatkan kemampuan dirinya agar dapat bersaing, tidak hanya di skala nasional tapi juga dilingkup dunia,“ harapnya.
Walikota Bogor terpilih Bima Arya Sugiarto mengingatkan, bahwa kegiatan ini jangan hanya sebatas upacara dan pemecahan Rekor MURI, tetapi harus dipahami dari subtansi dari acara ini.
Lalu kenapa dunia memerlukan PBB ?, tanya Bima kepada ratusan siswa yang hadir. Dunia memerlukan PBB untuk perdamaian. “Kita punya tiga identitas yakni sebagai warga Bogor, rakyat Indonesia dan dunia. Namun, kita harus bangga menjadi warga Bogor, kita harus cinta kepada Indonesia,“ tukasnya.
Bima Arya menegaskan, para pelajar Bogor harus mampu bersaing dengan pelajar – pelajar dari luar negeri. “ Makanya, kita harus buktikan kepada dunia, bahwa pelajar Bogor tidak akan kalah. Pelajar Kota Bogor harus siap mengharumkan kotanya di mata Internasional, “ tandas Bima.
Sementara itu, Pembina Yayasan Ibnu Hajar Andi Surya Wijaya menyampaikian apresiasi terhadap SMP Taruna Andigha yang akan berupaya memecahkan Rekor MURI. “InsyaAllah penghargaan MURI akan disegera di peroleh,“ imbuhnya.
Pada kesempatan itu Andi berharap kepada Walikota Bogor terpilih nanti bisa lebih mengoptimalkan lagi sekolah swasta yang ada di Kota Bogor. “ InsyaAllah potensi –potensi anak bangsa ini kelak nanti akan menjadi pemimpin bangsa ini,” kata dia.
Kepala Sekolah SMP Taruna Andigha Huday Nurjaman menambahkan, SMP Taruna Andigha ingin menorehkan sejarah melalui pemecahan Rekor MURI “Dengan memperingati Hari PBB, Kita ukir sebuah prestasi kemudian kita serukan perdamaian dunia,” pungkasnya. (EKA)
Editor: MICHELLE
Email: beritabogor@gmail.com


Tidak ada komentar