Tunda Bongkar Vila Jangan Cecar Satpol PP
CIBINONG - Vila liar berdiri diatas tanah negara dan
perhutani.
Terkait tertundanya rencana pembongkaran vila liar di kawasan Puncak Bogor pada 18 november 2013 mendatang, Kepala Satuan Polisi Pamang Praja (Sat Pol PP), Dace Supriyadi angkat bicara.
Dirinya menargetkan pada akhir tahun 2014 mendatang pihaknya bisa membongkar sebanyak 239 villa yang masuk dalam kategori melanggar. Dan waktu pembongkaran bertahap mengingat jumlahnya yang tidak sedikit.
Menurut Dace, untuk membongkar 239 vila liar itu diperlukan anggaran sekitar Rp2 milyar Anggaran pembongkaran villa liar dikawasan Puncak memang harus segera direalisasikan.Jika dana, lanjut Dace, yang dijanjikan dari Pemerintah DKI Jakarta tidak cair maka Pemerintah Kabupaten Bogor harus segera mengalokasikan anggaran darii APBD Kabupaten Bogor.
“Untuk membongkar villa-villa tersebut tentu membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, karena untuk menjalankan program tersebut kami bekerja dengan pasukan yang banyak menggunakan peralatan berat,” kata Dace usai rapat anggaran di gedung DPRD Kabupaten Bogor, Rabu (13\11/2013).
Pihaknya pernah mendapat angin segar dengan akan dikucurkannya dana pembongkaran oleh Pemrov DKI sebesar 2,1 milyar untuk membantu proses pembongkaran dan penertibkan lebih dari 200 villa liar tanpa ijin di kawasan Puncak. Namun, hingga saat ini kabar tersebut hanya isapan jempol belaka.
“Janji Pemprov DKI Jakarta yang belum jelas, sementara dana dari Pemda Bogor belum ada. Jangan kami yang selalu dikejar, padahal kami sudah bekerja siang malam, namun masih tetap disalahkan, giliran pembongkaran duitnya tidak ada,” keluhnya. (zack)
