Kades Pantau Dampak Bencana
GUNUNGPUTRI - Musim Cuaca Ekstrim.
Angin kencang yang melanda Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, yang disusul hujan deras, Selasa (12/11/2013).
Mereka khawatir, angin akan memorakporandakan rumah-rumah penduduk. Apalagi, di tengah kencangnya angin, berhembus kabar bahwa sejumlah rumah porak poranda. Kepala Desa Wanaherang langsung meminta semua Ketua Rukun Tetangga dan Warga (RT/RW) melakukan pemantauan di wilayah masing-masing.
"Saya juga tidak memahami dari mana sumber informasi yang menyebutkan adanya rumah yang terkena dampak angin kencang. Namun saya sudah meminta semua Ketua RT dan RW melakukan pemantauan di wilayahnya masing-masing, dan segera melaporkannya, jika memang ada rumah yang terkena dampak angin kencang," imbuh Agus Suherman yang ditemui di kediamannya, kemarin.
Dirinya memahami kecemasan warga terhadap fenomena alam angin kencang yang disertai hujan deras yang rawan bencana. Untuk itu, warga diharapkan, tidak mencemaskannya secara berlebihan dan menyebarkan rumor yang belum tentu memiliki kebenaran. Namun, kewaspadaan harus tetap ada, tapi tidak sampai berlebihan.
Seoarang warga RT 03/RW 04, Desa Wanaherang, Amir mengatakan hampir semua warga di wilayahnya memilih berdiam di dalam rumah sambil meningkatkan kewaspadaan dampak angin kencang, terutama saat cuaca ekstrim yang melanda belakangan ini. (ice)
Editor: Annisa R
Angin kencang yang melanda Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, yang disusul hujan deras, Selasa (12/11/2013).
Mereka khawatir, angin akan memorakporandakan rumah-rumah penduduk. Apalagi, di tengah kencangnya angin, berhembus kabar bahwa sejumlah rumah porak poranda. Kepala Desa Wanaherang langsung meminta semua Ketua Rukun Tetangga dan Warga (RT/RW) melakukan pemantauan di wilayah masing-masing.
"Saya juga tidak memahami dari mana sumber informasi yang menyebutkan adanya rumah yang terkena dampak angin kencang. Namun saya sudah meminta semua Ketua RT dan RW melakukan pemantauan di wilayahnya masing-masing, dan segera melaporkannya, jika memang ada rumah yang terkena dampak angin kencang," imbuh Agus Suherman yang ditemui di kediamannya, kemarin.
Dirinya memahami kecemasan warga terhadap fenomena alam angin kencang yang disertai hujan deras yang rawan bencana. Untuk itu, warga diharapkan, tidak mencemaskannya secara berlebihan dan menyebarkan rumor yang belum tentu memiliki kebenaran. Namun, kewaspadaan harus tetap ada, tapi tidak sampai berlebihan.
Seoarang warga RT 03/RW 04, Desa Wanaherang, Amir mengatakan hampir semua warga di wilayahnya memilih berdiam di dalam rumah sambil meningkatkan kewaspadaan dampak angin kencang, terutama saat cuaca ekstrim yang melanda belakangan ini. (ice)
Editor: Annisa R
