header_ads

95% Gaji Pekerja Pariwisata Dibawah UMK

CISARUA - Selama Ini Pekerja Pariwisata digaji dibawah UMK.

Kurangnya pengawasan dari Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Bogor mengakibatkan lemahnya posisi pekerja sector pariwisata. Hal itu terungkap dalam Sosialisasi UMK 2014 di Hotel Cisarua Indah oleh Kadisnakertrans dan Serikat Pekerja Pariwisata SP PAREF, Senin (16/12/2013).

UMK sector pariwisata tahun 2014 telah di putuskan Gubernur Jawa Barat sebesar Rp2.245.000, naik Rp195.000, sebelumnya Rp2.050.000. Namun, dalam praktek di lapangan mayoritas pengusaha pariwisata belum melaksanakan ketentuan UMK yang telah di tentukan. Bahkan beberapa peserta mengungkapkan bahwa mereka di gaji hanya Rp400.000 perbulan. 

Menanggapi keluhan itu, Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Bogor minta pada para pekerja sector pariwisata bisa melakukan perundingan dengan pengusaha. “Sesuai Permenaker Nomor 7 Tahun 2013 Tentang Upah Minimum disebutkan dalam implementasi dan pelaksanaan di setiap sektor bisa dirundingkan,” jelas Nuradi.


Para pengusaha, lanjut Nuradi, yang tidak membayar upah sesuai dengan UMK yang telah di tentukan dapat dikategorikan telah melanggar undang-undang. "Dan, ada sanksi pidana bagi mereka yang melanggar," tambahnya.

Terkait dengan minimnya gaji pekerja sector pariwisata, Nurhadi akan menambah jumlah pengawas lapangan di sector tersebut. ”Terus terang selama ini kami masih mempunyai keterbatasan petugas pengawas lapangan, namun sector pariwisata adalah salah satu penyumbang PAD di Kabupaten Bogor, untuk itu penambahan pengawas akan kami pertimbangkan,” tambahnya.

Ketua DPC SP Parref, Edison menyampaikan bahwa baru 5 persen pengusaha pariwisata yang telah membayar pekerjanya sesuai UMK yang telah ditentukan. “95 persen pengusaha masih menggaji karyawanya di bawah UMK, sangat memprihatinkan,” ungkap Edison.

Menanggapi keluhan peserta, Edison siap membantu dan memfasilitasinya.” Asal ada laporan kami siap menindaklanjutinya” tutur Edison. Acara sosialisasi  tersebut dihadiri ratusan pekerja Hotel dan Restoran. (cj)



Editor: Sunyoto
Diberdayakan oleh Blogger.