Pelantikan Bupati Dan Wakil Bupati Bogor Periode 2013-2018
Pelantikan Bupati Dan Wakil Bupati Bogor Terpilih
Bupati Bogor terpilih Rachmat Yasin dan Wakil Bupati Bogor Nurhayanti, dilantik oleh Gubernur Jawa Barat H. Ahmad Heryawan dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Bogor
dalam rangka Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bogor Terpilih Periode
2013-2018 di Gedung Tegar Beriman Komplek Perkantoran Pemkab Bogor, Senin (30/12/2013).
Kepala Dinas Komunikasi dan
Informasi Kabupaten Bogor H. Tb. A. Luthfie Syam dalam siaran persnya
menuturkan acara akbar puncak demokrasi di Gedung Tegar Beriman ini
rencananya akan dihadiri pejabat dan tokoh ternama. Mereka adalah
Menteri Dalam Negeri, Dirjen Otonomi Daerah dan Kementerian lainnya
serta Anggota DPR Dapil Jawa Barat.
Pemerintah Kabupaten Bogor turut diundang para tokoh Bogor yaitu, H. Sudardjat Nataatmadja,
H. Engkun Abdul Syukur, H. Rusdi AS, H. Sundawa, H. Yuyun Muslihat, H.
Endang Kosasih, H. Harun Al-Rasyid, H. Lesmana, H. Hasan Zaenal Abidin,
Hj. Nuning Agus Utara, Hj. Esso Sukarso, Hj. Wita Zuwita Zen, Hj. Eddie
Yoso Martadipura dan H. Dace Rochmana.
Pihaknya juga mengundang Ketua dan Wakil Ketua DPRD
Propinsi Jawa Barat, Sekda, Assisten Pemerintahan, Inspektur Kepala Biro
Otda, Kepala Badan Kepegawaian Propinsi Jawa Barat, Kabag Kesbangpol,
juga seluruh Bupati dan Walikota serta Ketua DPRD se-Jawa Barat dan KPUD Kabupaten Bogor.
Selanjutnya juga mengundang Forum Pimpinan Daerah dan para pengusaha serta organisasi kemasyarakatan dan Lembaga Swadaya Masyarakat serta pengurus partai politik. Bahkan 434 kepala desa/lurah, Ketua BPD, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, Ketua MUI Desa, Perwakilan Ketua RW dan RT serta Tokoh Masyarakat, Ulama, Wanita, Kader, Pemuda.
Pelantikan
dan pengambilan sumpah jabatan yang dikemas dalam Sidang Paripurna
Istimewa DPRD Kabupaten Bogor dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bogor H.
Mochamad Hanafi ini, diprediksi berlangsung meriah. Karena, tak kurang
dari 10.000 undangan akan turut menyaksikan prosesi sakral ini,
termasuk Menteri Agama R.I. Suryadharma Ali yang rencananya akan turut
pula hadir dalam acara tersebut.
Rachmat Yasin dan Nurhayanti merupakan pemenang Pemilukada
Kabupaten Bogor yang digelar pada 8 September 2013 dengan
perolehan suara 1.225.927 atau setara 64,83 persen suara sah pemilih, diusung oleh sepuluh partai, meliputi Demokrat, Golkar, PPP, PKS,
PAN, Gerindra, Hanura, PKPI, PKB, dan Nasional Demokrat (Nasdem).
Dilantiknya kembali Rachmat Yasin sebagai Bupati Bogor menunjukan pengabdiannya masih dibutuhkan masyarakat. Berdasarkan data LKPJ Bupati Bogor Akhir Masa Jabatan (LKPJ-AMJ) 2008-2013 disebutkan berbagai pencapaian telah diraih selama lima tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Bogor H. Karyawan Fathurachman (2008-2013).
Pada sektor APBD Kabupaten Bogor, yaitu dari tahun 2008 sebesar Rp. 1,8 triliun, meningkat menjadi Rp. 3,9 triliyun pada tahun 2012 dengan rata-rata kenaikan pertahun 15 persen. Adapun ditahun 2013, realisasi penerimaan pendapatan sampai dengan semester satu mencapai Rp. 2,2 triliyun, dan diharapkan terealisasi sebesar 4,2 triliyun pada akhir tahun anggaran 2013.
Demikian halnya dengan PAD Kabupaten Bogor yang terus meningkat dari Rp. 316 milyar pada tahun 2008 menjadi Rp1,048 triliun pada 2012. Adapun realisasi PAD ditahun 2013 sampai dengan semester satu mencapai Rp. 552 milyar, dan diharapkan terealisasi sebesar Rp 1,065 triliyun pada akhir tahun anggaran 2013 sesuai target yang ditetapkan.
Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bogor pun kian meningkat dalam setiap tahunnya, yaitu pada tahun 2008 sebesar 70,76 poin, meningkat menjadi 72,82 poin pada tahun 2012. Begitu pula dengan nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) berdasarkan harga berlaku, pada tahun 2008 sebesar Rp. 58,3 triliyun, pada tahun 2012 mengalami peningkatan sehingga mencapai Rp. 95,9 triliyun.
Berikutnya PDRB berdasarkan harga konstan, mengalami peningkatan juga, pada tahun 2008 sebesar Rp. 29,7 triliyun, realisasi pada tahun 2012 mencapai Rp. 36,5 triliyun. Selanjutnya Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) pada awal tahun 2008 sebesar 5,58 persen, dan kondisi pada tahun 2012 meningkat menjadi sebesar 5,99 persen.
Dalam kepemimpinan lima tahun kedepan, Rachmat Yasin bersama Nurhayanti telah merancang
beberapa program yang akan bersentuhan langsung dengan masyarakat sesuai
janjinya yang disampaikan saat keduanya berkampanye. Diantaranya akan
memfokuskan terhadap kesehatan masyarakat, salahsatunya dengan
mengeluarkan kartu “Jampesehat” yakni jaminan pelayanan kesehatan
masyarakat, kemudian meningkatkan angka harapan hidup, selanjutnya
membuka lapangan pekerjaan serta pencegahan tindak pidana korupsi.
Disamping itu pula akan lebih memfokuskan pula terhadap masalah pendidikan yang menjadi primadona utama, melalui Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajar Dikdas) 12 Tahun, dengan berupaya memberikan pendidikan gratis hingga tingkat SLTA. Berikutnya akan meningkatkan anggaran insentif bagi para pengurus RT dan RW, guru ngaji, dan kelompok pekerja sosial.
Bupati dan Wakil Bupati Bogor
Periode 2013-2018
VISI: “Tewujudnya Masyarakat yang Bertaqwa Produktif dan Kompetitif
Dalam Membangun Kabupaten Bogor Terunggul Se-Indonesia”.
MISI:
- Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan anggota masyarakat dan meningkatkan perilaku kesolehan sosial;
- Meningkatkan produktivitas masyarakat dalam bidang ekonomi daerah yang berdaya saing dengan titik berat pada revitalisasi pertanian untuk menopang ketahanan pangan nasional;
- Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia yang memiliki kompetensi pendidikan, kompetensi sosial budaya, kompetensi ekonomi, Kompetensi kesehatan, kompetensi sumberdaya alam, kompetensi teknologi dan informasi dengan kompetensi yang dimiliki itu, masyarakat Kabupaten Bogor memiliki kemampuan;
- Meningkatkan infrastruktur yang berkualitas dan ter Integrasi secara berkelanjutan untuk mendukung tercapainya prestasi unggul masyarakat Kabupaten Bogor dalam hal ketaqwaan, ekonomi, pendidikan dan kesehatan;
- Meningkatkan good governance dan kinerja penyelenggaraan Pemerintahan daerah yang didukung oleh masyarakat madani hayatan toyibah, sistem ekonomi yang berkeadilan dan Pemerintahan yang bersih;
- Meningkatkan jaringan dan kerjasama investasi daerah. Serta Meningkatkan infrastruktur yang berkualitas dan Terintegrasi secara berkelanjutan.
Rilis Diskominfo Kabupaten Bogor
30/12/2013
