Proyek Jalan Terkendala Pembebasan Lahan
TAJUR HALANG - Proyek Jalan Bojong Gede – Tajurhalang – Kemang.
Proyek pembangunan jalan yang menghubungkan kompleks Perkantoran Bupati Bogor-Bojong Gede-Tajurhalang-Kemang terlantar sejak Janurai 2013. Tersendatnya pembangunan jalan sepanjang 8,7 Km ini lantaran terhambat pemembebasan lahan.
Rencananya pembangunan jalan akan dimulai dari di Desa Jampang, Kecamatan Kemang pada awal Desember 2012 lalu. “Pemkab menaikan harga tanah dari semula Rp 750 ribu semeter menjadi Rp 1 juta semeter, sebagian pemilik akhinya melepaskan lahannya. Tapi, masih ada beberapa warga yang meminta lahan diganti dengan lahan serupa yang dipingir jalan,” ujar Wawan, warga Rt.02/02 Desa Jampang.
Camat Kemang, Wahyu Hadi Setiono mengakui, penolakan warga di wilayahnya yang terkena proyek jalan ini mulai melunak. "Padahal pembebasan lahan proyek sudah dilakukan sejak 2008. Kini tinggal 540 meter yang belum dibebaskan,” katanya, Senin (2/11/2013).
Sementara kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Bogor Edhi Wardani mengakui pembebasan lahan jalan sepanjang 8,7 Km ini menjadi kendala utama pembangunan proyek jalan dua jalur. "Proyek ini membutuhkan lahan seluas 52 hektar yang meliputi tiga kecamatan dan 11 desa, Namun, setelah hampir ima tahun bernegosiasi kini 93 persen sudah dibebaskan pemkab dengan menghabiskan anggaran mencapai Rp 45 miliar,” katanya. (red)
