header_ads

Bima Arya: Penataan Peninggalan Cagar Budaya

Kondisi bangunan SMA Negeri 1 dan SMP Negeri 1 Kota Bogor yang semula merupakan benda cagar budaya (BCB) kini hilang ditelan moderenisme arsitektur. 

Hilangnya bangunan yang menjadi Aset Nasional itu, dinilai sebagai bentuk ketidak pedulian pemerintah daerah dan jajaran pendidikan kota Bogor akan arti sejarah bagi peradaban manusia.

Menyikapi hali itu, Walikota Bogor Terpilih, Bima Arya Sugiarto mengatakan, bahwa kedepan pihaknya akan lebih menata benda-benda dan bangunan cagar budaya. “Dengan masuknya Kota Bogor sebagai Kota Pusaka, kedepan kita akan lakukan penataan terhadap peninggalan benda-benda bersejarah di Kota Bogor. Salah satunya terkait dengan benda dan bangunan cagar Budaya.” ungkap Bima Arya kepada inilahbogor.com usai menghadiri pembukaan Depelovment Basketball Legue (DBL) di GOR Pajajaran Bogor, Sabtu (25/1/2014).

Dikatakannya, Dikatakannya, Benda Cagar Budaya (BCB) adalah merupakan peninggalan sejarah yang perlu mendapatkan perhatian dari semua pihak, terutama pemerintah, baik pusat, provisi dan daerah.
“Untuk itu kedepan kita akan kembali mendata benda-benda dan bangunan cagar budaya, baik itu milik pemerintah kota maupun perorangan,” katanya.

Ditanya perihal hilangnya bangunan benda cagar budaya yang kini beralih wujud menjadi bangunan bernuansa modern, Bima menuturkan bahwa pasca April 2014 mendatang pihaknya akan  mengingatkan kepada pihak-pihak yang menempati bangunan bernilai sejarah dan cagar budaya untuk dapat sama-sama menjaga kelestarian bangunan tersebut, termasuk yang kini terjadi terhadap SMA dan SMP Negeri 1 Bogor. (red)

Diberdayakan oleh Blogger.